Elite PDIP Ribka Tjiptaning: Tanpa Kudatuli Tak Akan Lahir Reformasi, Jokowi Tak Bisa Jadi Presiden
- ANTARA
"Dua puluh tujuh tahun lalu, Budiman Sujatmiko sebagai ketua umum dan saya sebagai sekjen. Kami mendeklarasikan Partai Rakyat Demokratik (PRD), saat kekuasaan Soeharto berdiri kokoh. Mendirikan partai politik saat itu adalah tindak pidana dan mempunyai konsekuensi ganjaran hukuman," ungkapnya.
Petrus juga menyesalkan pertemuan Budiman dengan Prabowo Subianto. Prabowo bagi aktivis '98 dianggap sebagai tokoh yang masih menyisakan luka pada masa lalu.
Bahkan, menurut dia, Budiman di beberapa media menyatakan ingin mewakafkan diri untuk persatuan kaum nasionalis. Prabowo, menurut Budiman, adalah tokoh yang mampu menyatukan kaum nasionalis.
"Kami ingin mengatakan kepada Budiman dalam forum ini, kami juga mewakafkan diri, tetap berjuang untuk mengungkap kasus penculikan, yang harus bertanggung jawab adalah Prabowo," katanya menegaskan.
Bahkan, Budiman juga mengatakan untuk tidak perlu lagi membebani Prabowo dengan masa lalu karena masa lalu adalah masa lalu.
"Keluarga korban penculikan mengatakan kenapa Budiman menyatakan bahwa tidak perlu lagi mempersoalkan kasus penculikan, tidak mempersoalkan lagi pelanggaran yang dilakukan Prabowo," katanya.
Menurut dia, fakta sejarah Prabowo terlibat dalam kasus penculikan, bahkan Prabowo telah dipecat dari ABRI. (ant)
