Soroti Ganjar, Budiman Sudjatmiko: Pemikiran Strategic-nya Tidak Nampak

Budiman Sudjatmiko saat berorasi di acara kampanye PDIP
Sumber :
  • Antara/ Hanif Burhani

Jakarta - Politikus Budiman Sujatmiko menyampaikan alasan terang-terangan mendukung Prabowo Subianto sebagai bakal capres 2024. Padahal, PDI Perjuangan (PDIP) sudah mendeklarasikan kadernya Ganjar Pranowo sebagai bakal capres.

img_title Pimpinan MPR Serahkan Konsep PPHN ke Prabowo, Bakal Jadi Pedoman Lintas Presiden

Dia membantah dukung Prabowo karena semata faktor elektoral. Budiman menekankan secara pribadi, ia menilai bangsa RI perlu pemimpin dengan pemikiran strategic, bukan hanya populis.

Pun, ia teringat pernyataan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri saat acara penganugerahan gelar Guru Besar dari Universitas Pertahanan. Menurut dia, Megawati ketika itu bicara bangsa RI perlu kepemimpinan strategic.  

img_title Tiba di Istana Merdeka, Prabowo Sambut PM Thailand Anutin Pakai Tari Jaipong

Budiman mengaku menghargai narasi politik apalagi pendapat ketua umum terkait kepemimpinan strategic.

"Saya hayati dan internalisasi. Apa yang disampaikan Ibu Megawati saat mendapat gelar guru besar. Saya merasa ada kebenaran di sana. Ada kebenaran yang menurut saya sangat strategic," kata Budiman dalam yang dikutip VoxPop pada Senin, 21 Agustus 2023.

img_title Prabowo Ajak Klub hingga Media Bersatu Wujudkan Mimpi Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030

Baca Juga: Dukung Prabowo, Budiman Sudjatmiko: Secara Emosional Saya Gak Siap Dipecat PDIP tapi Ya Bagaimana

Bagi dia, setiap anggota PDIP tak boleh berkompromi terkait itu. Budiman bilang pada akhirnya seleksi kepemimpinan dari partai terutama yang ia tahu dari ajaran-ajaran Soekarno atau Bung Karno seperti itu dan perlu ke arah sana.

"Dan, saya kemudian diberi kesempatan juga untuk menyampaikan beberapa gagasan dengan pembicara-pembicara lain tentang pemimpin strategic dan pemimpin geopolitics," jelas Budiman.

Lebih lanjut, dia beri pandangan soal figur Ganjar Pranowo yang dideklarasikan PDIP sebagai bakal capres. Dia tak sependapat jika ada anggapan deklarasi Ganjar sebagai kemunduran.

"Pak Ganjar bukan orang buruk tapi orang baik. Saya kenal beliau baik juga. Sama-sama pernah di DPR RI.Saya bicara tepat tidak?," tutur mantan Anggota DPR tersebut.

Dia mengibaratkan dirinya muncul juga perlu timing. Kemunculan Budiman mencuat seiring era perjuangan Reformasi.

"Jadi, menurut saya ada timing. Pak Ganjar tentu memiliki pemikiran strategic, gak mungkin seorang politisi tidak memiliki pemikiran strategic," lanjut Budiman.

Prabowo Subianto di acara Relawan Prabu bersama Budiman Sudjatmiko di Semarang

Photo :
  • FB Valerie Yudistira Pramudya

Menurut dia, figur Ganjar punya kekuatan dalam komunikasi populis tapi tidak dengan pemikiran strategic.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut