Ganjar Pranowo Beri Motivasi Pencandu Narkoba yang Jalani Rehab di Ponpes di Palembang

Ganjar Pranowo di Ponpes Arrahman, Palembang Sumatera Selatan
Sumber :
  • VoxPop/ Sadam Maulana

Palembang – Ganjar Pranowo, menyempatkan mengunjungi Pondok Pesantren, Ponpes Arrahman, saat berkunjung ke Palembang, Sumatera Selatan, pada Minggu kemarin, 5 November 2023. 

img_title Bea Cukai Beberkan Kronologi Penyelundupan Ekstasi 26 Kg oleh Pilot Asal Malaysia

Selain bersilaturahim dengan para santri, Ganjar turut memberi motivasi kepada para pencandu narkoba yang tengah menjalani rehabilitasi di pesantren tersebut.

Kehadiran Ganjar disambut gegap gempita ribuan santri Ponpes Arrahman. Mereka yang selama ini hanya melihat Ganjar dari layar televisi, langsung berebut untuk bersalaman dan berfoto dengannya.

img_title Kaesang Mau Nyaleg dari Dapil Puan Maharani di Pemilu 2029, Ini Kata Ganjar

"Pak Ganjar, selamat datang di Palembang. Pak sini pak, saya mau foto dengan bapak nih. Mumpung ketemu bapak, soalnya biasanya lihat di televisi. Pak Ganjar wong kito galo," teriak para santri.

Ganjar silaturahmi ke Ponpes Arrahman untuk berdialog dengan para ulama Sumatera Selatan, di sela-sela kunjungannya ke Palembang. Dalam pertemuan itu, sejumlah isu terkait ke-Indonesia-an dibahas antara Ganjar dan para ulama se-Sumatera Selatan.

img_title Prabowo: Tidak Ada Indonesia Emas Jika Generasi Muda Hancur Gegara Narkoba

"Jadi di pondok pesantren ini, kami tidak hanya mengajar mengaji. Tapi juga ada panti asuhan, majelis dzikir dan juga tempat rehabilitasi pecandu narkotika," ucap Pengasuh Ponpes Arrahman, Kiyai Arrahman.

Usai pertemuan, Ganjar kemudian diajak Kiyai Arrahman mengunjungi tempat rehabilitasi pecandu narkoba yang ada di kawasan pondok. Di sana, Ganjar bertemu dengan puluhan pecandu yang sedang menjalani proses rehabilitasi.

Ganjar sempat ngobrol dengan mereka, dan memberikan motivasi agar cepat sembuh dan tidak mengulangi lagi. Obrolan santai tersaji dalam pertemuan itu.

Ganjar menanyakan tentang kronologi bagaimana anak-anak itu terlibat dalam narkotika, dan apa yang membuat mereka terjerumus dalam lembah hitam obat-obatan terlarang itu.

"Dulu karena diajak teman pak. Salah pergaulan. Awalnya hanya coba-coba, tapi jadi ketagihan. Saya pakai sabu sejak 2021," ucap DN.

Doni mengatakan, ia memilih rehabilitasi di Ponpes Arrahman karena tidak hanya disembuhkan secara medis. Namun, ia mengatakan juga mendapat bimbingan agama yang baik, sehingga membuat semakin cepat untuk sembuh.

"Semangat ya, harus sehat dan nanti harus jadi orang yang berani memerangi narkotika. Jadikan pengalaman ini sebagai guru dan ajarkan pada generasi penerus bangsa agar tidak terjerumus dalam hal serupa," ucap Ganjar.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut