Unik, Pendaftaran Bakal Calon Bupati di Manggarai Serahkan Ayam Jago dan Tuak ke Panitia
- Jo Kenaru
Manggarai – Pendaftaran bakal calon kepala daerah (bacakada) di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur kental nuansa adat. Seperti yang terjadi saat pendaftaran bakal calon kepala daerah di Sekretariat Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PAN Kabupaten Manggarai Nusa Tenggara Timur.
Bakal calon bupati Ebert Ganggut mendaftar ke DPD PAN pada Kamis, 25 April 2024, dengan ucapan selamat datang menggunakan bahasa daerah yang disampaikan panitia penjaringan seraya menyerahkan sebotol tuak kepada tamu yang datang.
Yohanes Ugan, juru bicara panitia mengatakan, politik dibentuk dari akhlak dan akhlak yang baik menghargai budaya. "Ini sake dite (ini warisan leluhur kita). Budaya harus kita rawat baik-baik," kata Ugan dikutip Sabtu, 27 April 2024
Sedangkan dari pihak pendaftar bersambung dengan ritus kepok atau persapaan yang disampaikan tokoh adat suku Wade Mateus Amat (61).
Dikemas dalam ungkapan adat, narasi yang disampaikan Mateus dapat diartikan sebagai pernyataan meminta dukungan PAN untuk anak mereka Ebert Ganggut yang siap maju sebagai bakal calon bupati Manggarai periode 2024-2029.
Ritus Kepok ditutup dengan menyerahkan ayam jantan merah kepada panitia penjaringan bakacada. Dalam tradisi Manggarai ayam jago bulu merah merupakan simbol keberanian dan kerap dikaitkan dengan nuansa perjuangan termasuk ketika seseorang sedang memperjuangkan dukungan partai politik menuju pilkada.
Bahasa adat dalam ritus Kepok dapat diterjemahkan sebentuk harapan agar Partai Amanat Nasional (PAN) dari tingkat kabupaten, provinsi sampai ke tingkat pusat memberi dukungan untuk perjuangan Ebert Ganggut terlebih Ebert merupakan kader tulen PAN yang dikatakan dalam tutur adat Ebert adalah anak kandung partai berlogo matahari putih itu.
Serahkan Berkas Pendaftaran
Ebert Ganggut merupakan kader senior tingkat DPD PAN Manggarai. Pria 49 tahun itu dikenal sebagai anggota DPRD tiga kali pemilu, 2009, 2014, 2019-2024. Legislator asal dapil Kecamatan Rahong Utara dan Wae Ri'i ini tidak mencalonkan diri pada pileg 2024 agar lebih fokus mempersiapkan diri maju dalam pilkada serentak 27 November 2024 mendatang.
Ebert Ganggut kemudian menyerahkan berkas pendaftaran dilengkapi dengan lembar visi misi. Usai itu ia memaparkan secara singkat konsep membangun Manggarai dalam visi misi membangun Manggarai SMART ( Sejahtera, Makmur, Adil, Responsif dan Terlayani).
