Dedi Mulyadi Sebut Mulai Muncul Kampanye Hitam dengan Isu Agama di Pilkada Jabar

Dedi Mulyadi saat berada di Bogor. VoxPop/Muhammad AR
Sumber :
  • VoxPop.co.id/Muhammad AR (Bogor)

Subang, VoxPop - Calon gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menganggap serangan kampanye hitam terhadap dirinya sebagai obat membangun vitalitas agar terus berusaha menjemput kemenangan pada Pilgub Jabar 2024.

img_title Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran Apresiasi Keputusan Pemprov Selenggarakan Langsung MTQ Jabar

"Kalau saya lihat media sosial hari ini, kampanye sudah mengarah pada kampanye hitam dengan isu-isu agama, mendaur ulang berbagai berita lima tahun lalu," kata Dedi usai konsolidasi Partai Gerindra di Bandung, Sabtu, 5 Oktober 2024.

Dedi mengakui bahwa serangan kampanye hitam melalui media sosial banyak yang mengarah pada dirinya. Tetapi, menanggapi serangan kampanye hitam dari kelompok tertentu, dia mengaku tidak mau ambil pusing.

img_title Pemprov Jabar Ambil Alih Pelaksanaan MTQ Jabar 2026

Warga menentukan pilihannya dalam Pilkada. (ilustrasi)

Photo :
  • ANTARA FOTO/Irwansyah Putra

Serangan kampanye hitam tersebut justru dijadikan sebagai suplemen agar dia terus berusaha menjemput kemenangan pada Pilgub Jabar. "Kampanye hitam itu obat bagi saya untuk membangun vitalitas," katanya lagi.

img_title Janjikan Hadiah, Dedi Mulyadi Minta Warga Lapor hingga Viralkan Peredaran Tramadol di Jabar

Menurut dia, kampanye hitam juga dianggap sebagai bentuk warning bagi siapa pun agar lebih waspada dalam menghadapi kampanye yang sudah hampir memasuki masa pertengahan.

"Kampanye hitam itu adalah bagian stimulus seluruh pasangan untuk waspada. Saya persilakan sajalah mereka mengangkat isu SARA dengan berbagai dalih yang dimuat atas nama agama dan atas nama apa pun," katanya.

Hal tersebut disampaikan karena Dedi meyakini kalau masyarakat Jawa Barat memiliki kecerdasan dan hati nurani untuk menentukan pilihannya pada hari pemungutan suara Pilgub Jabar, 27 November 2024.

Ilustrasi Pilkada.

Photo :
  • ANTARA FOTO/Adeng Bustomi

Diyakini pula bahwa masyarakat Jawa Barat tidak mudah dipropagandakan oleh isu-isu SARA yang terus muncul dari waktu ke waktu.

Pada Pilkada 2024, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jawa Barat telah menetapkan empat pasangan calon gubernur dan wakil gubernur.

Selain pasangan Dedi Mulyadi-Erwan Setiawan, ada juga pasangan Ahmad Syaikhu-Ilham Akbar Habibie, K.H. Acep Adang Ruhiat-Gitalis Dwi Natarina, dan pasangan Jeje Wiradinata-Ronald Surapradja. (ant)

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi/KDM

Dedi Mulyadi Murka Tahu ASN Diduga Terlibat Penebangan Pohon di Bandung, Lurah hingga Pejabat Tinggi Disanksi

Sementara itu, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mempertanyakan bagaimana penebangan 10 pohon tersebut bisa terjadi tanpa diketahui aparat maupun perangkat pemerintah sete

img_title
VoxPop.co.id
4 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut