Bahlil Ngaku Tak Tahu soal Kader Golkar Polisikan Akun Medsos Pembuat Meme Dirinya
- Yeni Lestari/VoxPop
Jakarta, VoxPop – Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia mengaku tidak mengetahui ada sejumlah kader partainya yang melaporkan akun media sosial pembuat dan penyebar meme yang menyerang dirinya.
Hal itu disampaikan Bahlil usai acara tasyakuran partai ke-61 di Kantor DPP Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Senin, 20 Oktober 2025.
"Oh saya nggak tahu, nanti cek aja di sana ya," kata Bahlil kepada wartawan.
Untuk diketahui, Dewan Pimpinan Pusat Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (DPP AMPI) mengadukan puluhan akun media sosial diduga menyebar fitnah dan ujaran kebencian pada Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia ke Bareskrim Polri.
Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta Barat, Sabtu, 28 Juni 2025
- VoxPop.co.id/Yeni Lestari
Mereka membawa bukti tangkapan layar dari postingan yang dianggap menghina. Hal itu diungkap Wakil Ketua Umum DPP AMPI, Steven Izaac Risakotta. Total ada 30 akun media sosial yang diduga menyebar ujaran kebencian dan fitnah ke Bahlil.
"Kami ke sini tujuannya itu untuk melaporkan ada beberapa media yang mana di situ mensertakan nama ketua umum kami, dalam hal ini Menteri ESDM, Bapak Bahlil Lahadalia, Kebetulan beliau juga selaku pembina di DPP AMPI," katanya di Bareskrim Polri, Senin, 20 Oktober 2025.
Tapi, lantaran mengacu pada Surat Keputusan Bersama (SKB) Pedoman Implementasi Undang-Undang Informari dan Transaksi Elektronik, laporan itu baru bisa dikategorikan sebagai aduan masyarakat (Dumas). Pasalnya, korban harus secara pribadi membuat laporan.
“Tadi kita sama tim cyber kurang lebih sekitar 30 an lebih," katanya.
Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia di Kantor DPP Partai Golkar
- VoxPop.co.id/Yeni Lestari
Dia menegaskan, apa yang mereka lakukan bukan perintah dari Bahlil, tapi bentuk spontanitas kader yang merasa terpanggil karena merasa konten yang diunggah sudah bukan kritik.
“Biar efek jera lah kepada akun-akun tersebut yang mana tidak bisalah dibenarkan, menyampaikan sesuatu hal di media itu harus secara yang lebih objektif dan bijak," ujar dia.
Sementara itu, pengurus Pusat Angkatan Muda Pemuda Golkar (PP AMPG) ke Polda Metro Jaya hari ini guna konsultasi melaporkan akun medsos yang menyerang dan menghina pribadi Bahlil. Waketum AMPG, Sedek Bahta, mengatakan mereka membawa beberapa barang bukti termasuk tangkapan layar konten yang dinilai menghina Bahlil.
