Pemerintah Diminta Buka Data Pekerja Asal Tiongkok
"Ini yang saya minta. Jubir duduklah, Menteri Tenaga Kerja, Dirjen Imigrasi duduk bertiga hadapi media lalu talkshow tanya jawab. Ini loh datanya, ini datanya, titiknya di sini, di sini, di sini. Kegelisahan rakyat jangan dibiarkan berkembang. Sebab ini bisa menjadi sumber disinformasi dan setiap keresahan ini menjadi fungsi kerawanan lebih lanjut. Ini harus disetop," kata Fahri.
Sebelumnya, Dirjen Imigrasi Ronny F Sompie mengakui jika China merupakan negara paling tinggi yang masyarakatnya masuk ke Indonesia sepanjang 2016 ini. Berdasarkan datanya, lebih dari satu juta warga China yang masuk ke Indonesia dari berbagai keperluan, mulai dari kunjungan wisata hingga bekerja di Indonesia.
"Jumlah yang masuk selama 2016, China terbanyak yakni 1.329.857 orang. Angka itu 15,60 persen dari warga asing yang masuk ke Indonesia selama 2016. Angka ini tercatat sampai 18 Desember 2016," kata Ronny.
Dia menjelaskan, China merangsek ke posisi pertama, setelah sebelumnya Singapura menduduki paling tinggi pertama warganya yang masuk ke Indonesia pada 2015 lalu. "Pada 2015, Singapura pertama dengan 1.439.500 orang, China pada 2015 di posisi kedua," kata Ronny.
Dari catatannya, ada kenaikan sebanyak dua persen warga China yang masuk ke Indonesia jika dikaitkan dengan periode yang sama tahun lalu. "Banyak yang berubah, ini mungkin karena ada kemudahan masuk, ada pula visa bebas kunjungan, dan perubahan itu sangat intens, termasuk adanya pekerja China," kata dia. (ase)
