Sistem CEISA Down, Bea Cukai: Layanan Kepabeanan Terganggu Signifikan

Kasubdit Komunikaasi dan Publikasi Bea dan Cukai, Hatta Wardhana.
Sumber :
  • Kasubdit Komunikaasi dan Publikasi Bea dan Cukai, Hatta Wardhana.

VoxPop – Sistem layanan Customs-Excise Information System and Automation (CEISA), Direktorat Bea dan Cukai mengalami gangguan atau down sepekan ini. Hal tersebut berdampak signifikan pada  layanan kepabeanan baik di pelabuhan hingga bandara.

img_title Setuju Bayar Denda Kepabeanan Rp 97 Miliar, Purbaya Buka Segel Gerai Tiffany & Co

Kasubdit Komunikaasi dan Publikasi Bea dan Cukai, Hatta Wardhana mengungkapkan, gangguan tersebut terjadi dari sisi database karena adanya force majeure pada sistem IT. Beberapa aplikasi pelayanan yang terganggu seperti terkait impor, ekspor, manifes dan portal pengguna jasa.

Gangguan yang terjadi diakui sangat signifikan. Sebab, menghambat berbagai pelayanan kepabeanan seperti pengiriman dokumen Pemberitahuan Impor Barang (PIB) dan pengiriman dokumen Pemberitahuan Ekspor Barang (PEB). Kemudian pengurusan surat persetujuan pengeluaran barang (SPPB) serta nota pelayanan ekspor (NPE). 

img_title Pembongkaran Paksa 15 Kontainer Tujuan Ekspor ke Singapura Jadi Sorotan

"Pelayanan Bea dan Cukai menjadi terganggu secara signifikan," ujar Hatta, Jumat, 16 Juli 2021.

Baca juga: Pemerintah Bayar SBN dan Pinjaman Valas, Utang Luar Negeri RI Turun

img_title Bea Cukai Periksa 82 Yacht di Dermaga Batavia, Izin Impor Dicek

Dia memastikan, Bea Cukai telah melakukan restart sistem dan memonitor aplikasi CEISA secara berkala kemudian melakukan pemindahan data dari Data Center (DC) ke Disaster Recovery Center (DRC). Pelayanan secara manual pun dilakukan di kantor pelayanan dengan pengoptimalan jumlah pegawai yang melaksanakan work from office (WFO) di tengah pelaksanaan PPK darurat.

"Perbaikan diharapkan selesai sampai dengan akhir pekan ini," ungkapnya.

Lebih lanjut menurutnya, Bea Cukai juga telah berkomunikasi dengan pihak pengelola Tempat Penimbunan Sementara (TPS) untuk dapat memberikan relaksasi kepada pelaku usaha. Sehingga kerugian akibat adanya gangguan sistem ini bisa ditekan.

Bagi pengguna jasa yang sebelumnya sudah mengunggah dokumen dan ingin mengetahui kemajuan proses layanan bisa menghubungi kantor pelayanan Bea Cukai setempat atau dapat menghubungi Contact Center Bravo Bea Cukai di 1500225.

Dia mengatakan, aplikasi mandiri di luar CEISA turut dimasukkan ke dalam protokol sehingga proses penyelesaian dokumen tidak sepenuhnya berjalan manual sehingga membantu mengefisiensikan proses kerja.

ERP Indonesia.

Perkuat Digitalisasi Kawasan Berikat, ERP Indonesia Gandeng Mattel Indonesia

Enterprise Resource Planning (ERP) PT Eka Reka Palakerti Indonesia (ERP Indonesia), menjalin kerja sama strategis dengan PT Mattel Indonesia melalui implementasi BZone.

img_title
VoxPop.co.id
7 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut