Riset Ungkap Dampak Bantuan Pemerintah ke Sektor Perikanan Tangkap

Nelayan bergotong royong menata jaring ikan seusai melaut. (Foto ilustrasi).
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Aji Styawan

VoxPop – Bantuan terhadap sektor perikanan tangkap laut yang diberikan Pemerintah Pusat di Indonesia mencapai sekitar US$140-210 juta per tahunnya. Namun, hingga saat ini belum jelas apakah bentuk bantuan itu memberi dampak sosial ekonomi yang diharapkan, tanpa menyebabkan beban kerusakan lingkungan untuk sektor tersebut.

img_title Perkuat Pengamanan Aset Strategis Negara, PTPN III dan Baharkam Polri Jalin Sinergi

Laporan terbaru dari International Institute for Sustainable Development (IISD), WWF Indonesia dan Marine Change menyebutkan, beberapa bentuk bantuan Pemerintah justru dapat mengakibatkan upaya penangkapan ikan yang berlebihan (over fishing) dan tidak efektif dalam mendukung komunitas perikanan dalam jangka panjang, khususnya untuk para nelayan. Oleh karena itu, sudah selayaknya dilakukan evaluasi untuk beberapa bentuk bantuan tersebut. 

Ketia lembaga itu mengkonsolidasikan informasi baik dari database publik dan pertemuan formal dengan beberapa lembaga termasuk dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan serta Dinas Kelautan dan Perikanan provinsi terkait. Analisis dilakukan terhadap berbagai bentuk bantuan Pemerintah Pusat dan tiga Pemerintah Daerah (Aceh, Maluku dan Sulawesi Utara) terhadap sektor perikanan tangkap laut.

img_title Bapanas Minta Anggaran Tambahan Rp17,52 Triliun Untuk Bantuan Beras ke 33,2 Juta KPM

Penulis utama laporan tersebut, Anissa Suharsono mengungkapkan, walaupun berbagai bantuan pemerintah memiliki peran penting dalam mencapai tujuan kebijakan publik, seperti pengentasan kemiskinan, tapi tidak semua bentuk bantuan tersebut sejalan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan dalam jangka panjang. 

Baca juga: Wasiat Pengusaha Akidi Tio Sumbang Rp2 T untuk Tangani COVID Terwujud

img_title Rogoh Kocek Pribadi Rp340 Juta, Anggota DPR Rajiv Bantu Program Bedah Rumah Warga

Seiring dengan kondisi sosial ekonomi komunitas nelayan yang bergantung pada sektor perikanan, beberapa bentuk bantuan pemerintah berpotensi membahayakan keberlanjutan sektor tersebut. 

“(Karena itu) Efektivitas dari berbagai kebijakan tersebut harus segera dievaluasi,” ujar Annisa dikutip dari keterangannya, Senin, 26 Juli 2021.

Dia menjabarkan, di level pusat, kebijakan bantuan bahan bakar, berbagai program pengembangan pembangunan, pemeliharaan dan akses terhadap infrastruktur perikanan secara bersama-sama menyumbang sekitar 90 persen terhadap seluruh bantuan yang diberikan pemerintah sepanjang 2017 hingga 2020. 

Akan tetapi, sistem distribusi bahan bakar saat ini, mewakili sekitar 50 persen dari bentuk bantuan tahunan Pemerintah Pusat terhadap sektor perikanan pada 2017 hingga 2020. Dapat memicu penangkapan ikan secara berlebihan. 

Penelitian awal juga menunjukkan bahwa bantuan bahan bakar lebih menguntungkan pemilik kapal ketimbang para nelayan yang seharusnya adalah sasaran utama dari program ini, dan juga sulit diakses oleh komunitas perikanan di daerah-daerah terpencil. 

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut