Dampak Penutupan SVB, Rhenald Kasali: Waspada Bunga Pinjaman Dolar AS

Seorang pria memasang tanda di pintu Silicon Valley Bank saat seorang penonton mengawasi di kantor pusat bank di Santa Clara, California, AS, 10 Maret 2023.
Sumber :
  • Antara/Reuters/Nathan Frandino

VoxPop Bisnis – Guru Besar Manajemen Universitas Indonesia (UI) sekaligus Pendiri Rumah Perubahan, Prof Rhenald Kasali memastikan perbankan nasional tidak akan terdampak langsung oleh penutupan Silicon Valley Bank (SVB) oleh pemerintah Amerika Serikat (AS). Meski begitu, dampak tidak langsungnya akan ada dalam waktu yang cukup lama.

img_title Rupiah Menguat ke Rp 18.008, Pasar Cermati Indikator Ekonomi dari Inflasi hingga Neraca Dagang

“Dampaknya (penutupan SVB) ada, tapi tidak langsung, muter-muter dulu. Jadi dampaknya tidak langsung, tapi agak jauh," kata Rhenald dalam acara Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Sharing Session, Jumat, 17 Maret 2023.

Bunga Pinjaman dalam Dolar AS Akan Naik

img_title Rupiah Berpotensi Sentuh Rp18.300 per Dolar AS Pekan Depan, Pengamat Ungkap Penyebabnya

Ilustrasi uang dolar

Photo :
  • vstory

Namun, ia mengingatkan bahwa salah satu pihak yang harus mewaspadai soal adanya potensi imbas dari penutupan SVB itu, adalah mereka yang memiliki pinjaman dalam bentuk dolar AS.

img_title Rupiah Menguat ke Rp 18.055 Meski Ekonom Proyeksi Ekonomi RI di Kuartal II-2026 Anjlok

"Mungkin yang akan terkena dampaknya terlebih dulu adalah siapapun yang meminjam dalam bentuk dolar. Karena pasti bunga dolar akan naik," ujarnya.

Apalagi, lanjut Rhenald, saat ini banyak juga para investor Indonesia yang meminjam dalam bentuk dolar.

"Maka mereka itu juga perlu diingatkan, bahwa mungkin saja mereka juga akan kena atau nyangkut uangnya," kata Rhenald.

Prof Rhenald Kasali.

Photo :
  • VoxPop/Mohammad Yudha Prasetya/tangkapan layar

Dia menilai, keruntuhan SVB ini merupakan dampak dari adanya fenomena yang disebut sebagai 'Disrupsi Gelombang Kedua'. Sejak awal pendiriannya, performa Silicon Valley Bank pun berhasil tumbuh besar karena memberikan bunga yang lebih tinggi dari rata-rata industri.

Keberanian SVB dalam memberikan bunga yang tinggi itu adalah karena aspek valuasi dari para startup, sebagai objek usaha yang kerap didanai SVB, memang terbilang cepat naiknya.

"Tapi sekarang (valuasinya) mulai turun, kempes, dan yang berdampak adalah investor yang taruh uangnya di Bank (SVB) itu. Karena uang yang keluar dari sana itu tidak bisa diserahkan kepada yang cross border," kata Rhenald.

"Seperti misalnya SVB India, yang terdampak karena mereka memiliki sekitar 20-an lebih investor yang berasal dari SVB, dan duitnya nyangkut di sana," ujarnya.

Program KPR dari BRI Dukung Program Perumahan Nasional

Danantara Housing Expo 2026 Tawarkan Promo Spesial KPR dengan DP Mulai 1 %

Danantara Housing Expo 2026 hadir sebagai pameran properti hasil kolaborasi antara Danantara Indonesia, Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), dan sejumlah pengembang.

img_title
VoxPop.co.id
3 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut