Ini Sosok Wakil Menteri Investasi yang Bakal Dilantik Jokowi Sore Ini

Gedung Kementerian Investasi/BKPM.
Sumber :
  • istimewa

Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) bakal melantik tiga wakil menteri di Istana Negara pada sore hari ini, Kamis, 18 Juli 2024. Salah satunya adalah Wakil Menteri Investasi (Wameninves).

img_title Prabowo Perintahkan Bahlil Bereskan Pemadaman Listrik di Kalimantan

Sementara dua jabatan wakil menteri lainnya yang akan dilantik Jokowi adalah Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) dan Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu).

Dua nama politikus Gerindra Sudaryono dan Thomas Djiwandono santer disebut akan menduduki dua jabatan Wakil Menteri di Kabinet Jokowi-Maruf Amin. Sudaryono diproyeksikan menjabat Wakil Menteri Pertanian menggantikan Harvick Hasnul Qolbi. Sedangkan Thomas Djiwandono akan menjabat Wakil Menteri Keuangan.  

img_title Harga Pertamax Turun, Pemerintah Dinilai Jaga Keseimbangan Energi dan Investasi

Lalu, siapa Wameninves?

Berdasarkan informasi yang dihimpun VoxPop, Wameninves akan diisi dari pejabat struktural di Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM). Dia adalah Yuliot yang sebelumnya merupakan Deputi Bidang Pengembangan Iklim dan Penanaman Modal Kementerian Investasi

img_title Purbaya Pede Ekonomi Sepanjang 2026 Bakal Tumbuh hingga 6 Persen, Begini Strateginya

Juru Bicara Menteri Investasi/Kepala BKPM, Tina Talisa membenarkan kabar tersebut. "Betul," kata Tina saat dikonfirmasi. 

Menteri Investasi, Bahlil Lahadalia.

Photo :
  • VoxPop/Mohammad Yudha Prasetya

Yuliot sebelumnya dilantik sebagai deputi oleh Menteri Investasi/Kepala BKPM, Bahlil Lahadalia pada 9 September 2021 bersama sejumlah pejabat eselon I lainnya. 

Dalam kesempatan tersebut Bahlil berpesan berpesan bahwa penguatan institusi tidak hanya pada konteks kewenangan, namun juga merupakan tanggung jawab besar yang akan dibebankan. Salah satunya dalam konteks implementasi dari Undang-Undang Cipta Kerja (UU CK), khususnya menyangkut perizinan berusaha beserta sistemnya.

“Saya mohon kepada Bapak-Bapak semua untuk melakukan kerja sama yang baik, terutama mengenai OSS (Online Single Submission), karena ini adalah pertarungan negara. 30% subtansi UU CK itu adalah kemudahan berusaha yang diimplementasikan melalui OSS. Sistem OSS Berbasis Risiko sekarang ini sudah diterapkan, namun kita sadari masih banyak kekurangan dan itu membutuhkan perhatian kita bersama serta dukungan dari semua pihak,” ujar Bahlil.

Presiden RI Prabowo Subianto

Prabowo Minta Harga BBM Subsidi Tak Naik, BBM Nonsubsidi Ikuti Minyak Mentah Dunia

Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah dalam menjaga harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi tetap stabil di tengah fluktuasi harga minyak dunia.

img_title
VoxPop.co.id
4 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut