Nikel-Timah Masuk Simbara, Luhut Sebut Bakal Ada Pemasukan hingga Rp 10 Triliun ke Negara

Menko Marves, Luhut Binsar Pandjaitan.
Sumber :
  • istimewa

VoxPop –  Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, dengan masuknya komoditas nikel dan timah ke dalam Sistem Informasi Mineral dan Batu Bara (Simbara), maka hal itu bisa memberikan pemasukan tambahan antara Rp 5 triliun-Rp 10 triliun bagi negara.

img_title Dinonaktifkan Sementara dari Jaksa, Febrie Adriansyah Masih Terima Gaji Meski Cuma 50 Persen

Hal itu diutarakan Luhut dalam acara peluncuran dan sosialisasi 'Implementasi Komoditas Nikel dan Timah melalui Simbara', yang digelar di Kementerian Keuangan, Jakarta.

"Kita bisa dapat Rp5 triliun-Rp 10 triliun, dan itu hanya dari royalti, tidak bicara pajak," kata Luhut di kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin, 22 Juli 2024.

img_title Bea Cukai Sikat 906 Juta Batang Rokok Ilegal di Semester I-2026, Negara dan Industri Legal Ikut Terselamatkan

Perluasan Simbara yang kini mencakup komoditas nikel dan timah itu, diyakini Luhut akan membuat para pengusaha lebih tertib dalam menjalankan bisnis sektor mineralnya.

Peresmian masuknya komoditas nikel dan timah ke SIMBARA di Kemenkeu

Photo :
  • Antara
img_title Luhut Sebut Dukcapil Jadi Kunci Transformasi Digital Pemerintah, Dorong Layanan Publik Berbasis AI

Sebab, Simbara dipastikan dapat mencegah kebocoran penerimaan negara dari modus penambangan ilegal (illegal mining), dan berbagai macam upaya untuk menghindari pembayaran penerimaan negara.

“Jadi kalau dia tidak patuh, oleh Bea Cukai dia tidak bisa ekspor. Siapa pun dia. Mau dia pakai baju kuning, merah, hitam, tidak bisa. Sistem ini akan mendisiplinkan bangsa ini," ujar Luhut.

Karenanya, apabila kedisiplinan para pelaku usaha di sektor mineral sudah benar-benar bisa terwujud dengan Simbara tersebut, maka Luhut meyakini bahwa hal itu akan turut meningkatkan pemasukan bagi kas negara.

Sebab, dengan berkaca dari kasus dugaan korupsi tata niaga timah wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Timah Tbk tahun 2015-2022, yang kini tengah ditangani oleh Kejaksaan Agung, Luhut menegaskan bahwa hal itu merupakan cambuk yang membuat pemerintah mempercepat pengintegrasian mineral timah dan nikel ke sistem Simbara tersebut.

"Jadi memang kejadian korupsi yang di timah itu telah mendorong kami untuk mempercepat proses ini," ujarnya.

Mantan Wakil Kepala BGN, Lodewyk Pusung (rompi pink)

Eks Waka BGN Kembali Ajukan Praperadilan di Kasus Korupsi MBG, Kali Ini ke PN Jakpus

Eks Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Lodewyk Pusung, kembali mengajukan Praperadilan terkait kasus dugaan korupsi dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).

img_title
VoxPop.co.id
7 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut