Kenali Peran Owner dan Founder dalam Bisnis, Jangan Salah Sebut Lagi!

Ilustrasi Networking Bisnis
Sumber :
  • IstockPhoto

Sebagai pemilik, Owner memiliki hak penuh atas operasional perusahaan, termasuk membuat keputusan strategis mengenai arah bisnis, pengelolaan sumber daya, serta pembiayaan.

img_title 8 Perusahaan Bersiap Melantai di BEI, Enam di Antaranya Beraset Jumbo

Owner tidak hanya bertugas mengelola aset dan saham, tetapi juga bertanggung jawab terhadap keputusan-keputusan besar yang akan mempengaruhi kelangsungan dan arah perusahaan ke depannya.

Seseorang bisa menjadi Owner meskipun bukan Founder. Ini terjadi ketika mereka membeli saham mayoritas dari perusahaan yang didirikan oleh Founder atau orang lain.

img_title ILEF 2026 Soroti Arah Penegakan Hukum Pidana Korporasi Enam Bulan KUHP Baru Berlaku

Hal ini juga berlaku dalam berbagai bentuk kepemilikan, mulai dari individu hingga grup usaha besar yang membeli perusahaan dengan tujuan untuk mengelola dan mengembangkannya.

Owner memiliki kontrol penuh atas aset yang dimiliki, serta bertanggung jawab dalam menentukan langkah-langkah strategis jangka panjang yang akan diambil perusahaan.

img_title Ada Indikasi Masalah Perpajakan, Purbaya Sidak Perusahaan Baja Asal China di Pulogadung

Dalam beberapa kasus, Owner bahkan bisa bertindak sebagai pengambil keputusan utama dalam perusahaan, terlepas dari apakah mereka terlibat langsung dalam proses operasional sehari-hari atau tidak.

Sebagai contoh, sebuah grup usaha besar yang membeli perusahaan startup dapat mempekerjakan manajer untuk menjalankan operasional, namun keputusan-keputusan besar tetap berada di tangan Owner.

Perbedaan Antara Founder dan Owner

Meski keduanya terkait erat dalam dunia bisnis, Founder dan Owner memiliki peran yang berbeda dalam pengelolaan perusahaan. Founder adalah orang yang menciptakan dan merintis suatu perusahaan, sementara Owner adalah pihak yang memiliki perusahaan, baik karena membeli saham atau sejak awal mendirikan usaha tersebut.

Penting untuk diingat bahwa Founder tidak selalu menjadi Owner dalam jangka panjang. Setelah perusahaan tumbuh besar dan menarik perhatian investor atau pembeli, posisi Owner bisa beralih.

Ini terjadi ketika Founder menjual sebagian atau seluruh sahamnya kepada pihak lain, baik individu maupun kelompok. Meski demikian, Founder tetap akan dikenang sebagai orang yang pertama kali mendirikan dan membangun perusahaan, sementara Owner adalah pihak yang memiliki kendali atas bisnis tersebut pada saat itu.

Misalnya, dalam sebuah perusahaan yang telah berkembang dan menarik banyak perhatian, seorang investor yang membeli saham mayoritas dari perusahaan tersebut akan menjadi Owner, sementara Founder tetap diakui sebagai orang yang pertama kali memulai dan mengembangkan bisnis tersebut.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut