Bos Philip Morris International Apresiasi Pemerintah RI Jaga Iklim Investasi Kondusif

Acara The Big Idea Forum untuk dorong pertumbuhan ekonomi 8 persen melalui UMKM
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, VoxPop – Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memegang peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia. Dengan jumlah yang besar dan kontribusi signifikan terhadap perekonomian nasional, UMKM menjadi salah satu sektor utama yang mampu menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Namun, tantangan seperti akses modal, digitalisasi, dan daya saing pasar masih menjadi kendala yang perlu diatasi agar UMKM dapat terus berkembang.

img_title Purbaya Tegaskan Ekonomi Kuartal II-2026 Takkan Jauh dari 5,4 Persen, Ini Faktornya

Untuk menjawab tantangan tersebut, berbagai pihak berupaya memberikan solusi yang dapat membantu UMKM bertahan dan berkembang. Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah mengadakan program pembinaan dan investasi yang berkelanjutan bagi UMKM. Inisiatif ini bertujuan untuk memperkuat daya saing UMKM, meningkatkan kapasitas bisnis mereka, serta memperluas pasar hingga ke tingkat nasional dan internasional.

Ilustrasi Pertumbuhan Ekonomi

Photo :
  • freepik.com/freepik
img_title Purbaya Pede Ekonomi Sepanjang 2026 Bakal Tumbuh hingga 6 Persen, Begini Strateginya

Sebagai bagian dari upaya pemberdayaan UMKM, PT HM Sampoerna Tbk. bekerja sama dengan CNN Indonesia menggelar acara The Big Idea Forum dengan tema “Pahlawan Ekonomi Bangsa: Kekuatan UMKM untuk Mendorong Pertumbuhan Ekonomi 8%”.

Acara ini dihadiri oleh lebih dari 1.000 pelaku UMKM binaan dan membahas berbagai strategi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi melalui sektor UMKM. Salah satu poin utama yang dibahas adalah pentingnya kolaborasi multisektor antara pemerintah, sektor swasta, dan pelaku usaha kecil untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi 8%.

img_title Rumah BUMN Pertamina Perluas Akses Pasar hingga Dorong Digitalisasi UMKM di Sulawesi Tengah

Chief Executive Officer Philip Morris International (PMI), Jacek Olczak, menegaskan bahwa Indonesia merupakan bagian penting dalam rantai pasokan global dan menjadi salah satu tujuan utama investasi jangka panjang. 

Sejak tahun 2005, PMI telah menginvestasikan lebih dari US$6,4 miliar di Indonesia, termasuk kemitraan dengan lebih dari 22.000 petani tembakau dan cengkih, serta dukungan terhadap lebih dari 347.000 UMKM. Selain itu, PMI juga telah mengalokasikan investasi sebesar US$330 juta untuk mengembangkan produk tembakau bebas asap di Indonesia, yang diharapkan dapat meningkatkan daya saing industri dalam negeri.

“Investasi ini merupakan bukti kepercayaan PMI terhadap Indonesia. Saya juga mengapresiasi Pemerintah Indonesia atas upaya konsisten dalam menciptakan iklim investasi kondusif bagi pelaku usaha dan mempromosikan stabilitas ekonomi yang menjamin kesejahteraan rakyat,” ungkapnya.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut