Pakar Ekonom Beberkan Negosiasi Panjang dengan China soal Whoosh: Kita Harus Tanggung Bareng
Senin, 27 Oktober 2025 - 15:13 WIB
Sumber :
- Dok. Humas PT KCIC
“Kalau kita berkaca yang di Jepang ya, di Jepang kereta cepat pertama 1964 sampai sekarang 2025, 61 tahun, itu jalurnya masih ada. Ini pun sama,” beber Septian.
Menurutnya, proyek KCJB atau Whoosh masih memiliki prospek yang layak dan tetap feasible untuk direstrukturisasi melalui pendekatan bisnis yang fleksibel. Ia menegaskan bahwa pilihan untuk tetap menggunakan skema B2B adalah keputusan strategis agar negara tidak terbebani secara fiskal.
“Kalau B2B kita bisa enak restrukturisasi. Tapi kalau dulu kita terima proposal yang satu lagi, semuanya 100% harus ditelan sama APBN, ya kita enggak mau dong itu,” tutup Anggota Dewan Ekonomi Nasional 2024–2029, Septian Hario Seto.
Utang Whoosh Diambil Alih Kemenkeu, Purbaya Jamin Tak Akan Bebani APBN
Hasil pertemuan itu memutuskan bahwa utang Whoosh dialihkan ke Kemenkeu, dimana proses pengalihannya ditargetkan rampung pada sekitar tengah September 2026 mendatang.
VoxPop.co.id
5 Agustus 2026
