Bursa Asia Rontok, Saham AI Jadi Biang Kerok

Papan indeks saham
Sumber :
  • CNBC

Jakarta, VoxPop - Bursa Asia-Pasifik merosot pada pembukaan perdagangan Jumat, 7 November 2025. Koreksi menyusul penurunan di bursa Amerika Serikat (AS), Wall Street, seiring kekhawatiran yang terus berlanjut akibat valuasi tinggi pada saham-saham kecerdasan buatan (AI).

img_title IHSG Dibuka Menguat Berpotensi Lanjutkan Kenaikan Ikuti Penguatan Wall Street dan Bursa Asia

Saham perusahaan-perusahaan AI besar anjlok yang membebani pasar AS secara keseluruhan. Penurunan terbesar terjadi pada saham Nvidia, Microsoft, Palantir Technologies, Broadcom​, dan Advanced Micro Devices.

Koreksi saham-saham yang terkait dengan AI yang diperdagangan di Wall Street turut menekan saham di kawasan Asia. Saham SoftBank tergerus hampir 8 persen.

img_title Membongkar 3 Smartwatch Terbaik 2026, Ketika Performa, Kesehatan, dan Produktivitas Menjadi Satu Kesatuan

Produsen peralatan pengujian semikonduktor, Advantest, juga melemah lebih dari 6 persen. Pembuat chip, Renesas Electronics, merosot 4 persen dan Tokyo Electron menyusut 1,56 persen.

Ilustrasi Investasi

Photo :
  • pexels.com/Leeloo The First
img_title Transformasi dan Inovasi Teknologi Makin Pesat, Investasi Modern Lewat AI & Riset Jadi Tren Baru

Investor di Asia akan mencermati data perdagangan Tiongkok bulan Oktober 2025 yang akan dirilis hari ini. Ekonom memperkirakan ekspor melambat menjadi 3 persen secara year on year (yoy) atau turun dari bulan sebelumhya di level 8,3 persen. 

Impor juga diproyeksi terkuras menjadi 3,2 persen dari 7,4 persen. Hal itu terjadi lantaran permintaan domestik lesu sehingga membebani kemerosotan perumahan yang berkepanjangan, meningkatnya potensi pemutusan hubungan kerja (PHK), serta pengurangan langkah-langkah stimulus yang berfokus pada konsumsi.

Dikutip dari CNBC Internasional, Indeks acuan Jepang, Nikkei 225, merosot 1,38 persen. Indeks Topix melemah 0,5 persen.

Di Korea Selatan, indeks Kospi merosot 0,46 persen. Indeks Kosdaq yang terdiri dari saham-saham berkapitalisasi kecil menurun 0,92 persen.

Indeks acuan Australia, S&P/ASX 200, mencatat penurunan 0,27 persen di awal pembukaan pasar. Kontrak Berjangka untuk Indeks Hang Seng Hong Kong melandai ke level 26.436 dari 26.485,9.

Wall Street turut terbakar pada penutupan semalam. Indeks Dow Jones Industrial Average tergerus 398,70 poin atau 0,84 persen menjadi 46.912,30. 

Indeks S&P 500 amblas 1,12 persen ke area 6.720,32. Nasdaq Composite menyusut 1,9 persen dan parkir pada posisi 23.053,99.

Ilustrasi belajar online.

3 Aplikasi AI yang Memudahkan untuk Pelajaran Sekolah 2026: Solusi Cerdas Mengatur Jadwal, Tugas, dan Catatan

Temukan 3 aplikasi AI terbaik 2026 untuk pelajar yang membantu mengatur jadwal, tugas, dan catatan. Solusi cerdas agar belajar lebih rapi, efisien, produktif, dan jadwal.

img_title
VoxPop.co.id
6 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut