Sampai September 2025, Kontribusi Total Pertamina ke Kas Negara Tembus Rp 262 Triliun

Direktur Utama Pertamina, Simon Aloysius Mantiri
Sumber :
  • Pertamina

Jakarta, VoxPop – Direktur Utama Pertamina, Simon Aloysius Mantiri melaporkan, total kontribusi pihaknya ke kas negara baik dari pajak, non-pajak, hingga dividen, tercatat telah mencapai Rp 262 triliun hingga September 2025.

img_title Terminal LPG Tanjung Sekong Jaga Pasokan 40 Persen Kebutuhan LPG Nasional

"Sehingga menjadikan Pertamina sebagai agen pembangunan utama , melalui penerimaan pajak, non-pajak, dan dividen terbesar di antara seluruh BUMN Indonesia," kata Simon dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi XII DPR RI, Senin, 17 November 2025.

Hal ini dilakukan pihaknya dengan semangat dan visi yang selaras, demi mendorong upaya berkelanjutan memajukan sektor migas nasional, memperkuat ketahanan energi, meningkatkan nilai tambah industri, serta membuka peluang pertumbuhan baru bagi perekonomian Indonesia ke depan lebih.

img_title Wadirut Pertamina Bagikan Upaya Pertamina Mendukung Ketahanan Energi Nasional

"Meminjam istilah Presiden Prabowo Subianto bahwa Pertamina adalah sokoguru dan tuntutan bangsa Indonesia. Tentunya ini adalah amanah besar yang kami emban dan akan kami tunaikan dengan sebaik-baiknya," ujarnya.

Sebelumnya, Wakil Direktur Utama Pertamina, Oki Muraza juga menyampaikan, Pertamina telah menyetor dividen mencapai Rp 23 triliun hingga September 2025, dari total dividen sebesar Rp 42,21 triliun untuk kinerja tahun buku 2024.

img_title Pertamina Perkuat Ekosistem Energi Bersih Lewat Kolaborasi Pengolahan Sampah Menjadi Hidrogen Rendah Karbon

Dia memastikan, setoran dividen pihaknya itu telah menjadi setoran yang terbesar kepada badan pengelola investasi tersebut.

"Pertamina memberikan dividen terbesar untuk Danantara, dengan total dividen sebesar Rp 42,1 triliun atas kinerja tahun buku 2024. Sampai bulan September 2025, sudah disetorkan Rp 23 triliun dari total dividen Pertamina," ujarnya.

Dari kinerjanya di tahun 2024 tersebut, Oki menambahkan bahwa Pertamina juga menjadi BUMN yang menyumbang pajak terbesar bagi negara, dengan total nilai mencapai Rp 159,2 triliun. Sehingga, sampai September 2025, tercatat bahwa total sumbangan Pertamina bagi kas negara telah mencapai sebesar Rp 262 triliun.

"Pertamina menjadi salah satu BUMN penyumbang pajak terbesar di Indonesia. Dimana total penerimaan negara terjaga di atas Rp 300 triliun rupiah per tahun, dengan porsi terbesar yang berasal dari pajak," ujarnya.

BBM Non-Subsidi turun harga Pertamax Series dan Dex Series

Harga Pertamax Turun Jadi Rp 15.950 per Liter Mulai 1 Agustus 2026, Intip Daftar Lengkapnya

Harga Pertamax mengalami penurunan dari Rp16.250 per liter pada Juli 2026, menjadi Rp15.950 per liter mulai 1 Agustus 2026. Harga Pertamax Green juga ikut turun.

img_title
VoxPop.co.id
1 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut