SMF Cetak Surat Utang 73 Kali untuk Dongkrak Likuiditas Perumahan Nasional, Nilainya Hampir Rp75 Triliun

ilustrasi perumahan (dok: BP Tapera)
Sumber :
  • VoxPop.co.id/Anisa Aulia

Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Suahasil Nazara menyampaikan bahwa sektor perumahan merupakan sektor penting yang diyakini berperan dalam menggerakkan dan menciptakan multiplier effect bagi perekonomian. Oleh karena itu, dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), sektor perumahan mendapat tempat yang sangat penting. 

img_title Menteri Ara Akui Kendala SLIK Bikin Banyak Masyarakat Tak Punya Kesempatan Kredit Rumah

Untuk rumah bersubsidi, misalnya, APBN menyediakan likuiditasnya. Namun, pemerintah berharap likuiditas tersebut dapat dikombinasikan dengan likuiditas dari pasar, pasar modal, dan pemilik likuiditas lainnya.

img_title Menteri Ara Optimis Program KUR Perumahan Bisa Lawan Aksi Rentenir di Masyarakat

“Kita berharap bahwa sektor perumahan ini bisa kita kembangkan lebih pesat lagi, lebih besar," kata Wamenkeu Suahasil.

Suahasil juga menyinggung, keberadaan SMF menghubungkan dengan sektor keuangan yang lain dengan 'layaknya' surat berharga dari SMF yang dapat direpokan di bank sentral dapat menciptakan likuiditas yang lebih besar lagi dalam perekonomian nasional. 

img_title Tenor KPR 40 Tahun Bisa Muluskan Program 3 Juta Rumah, Asalkan...

"Moga-moga ini menciptakan likuiditas yang lebih besar lagi dalam perekonomian kita,” kata Suahasil. 

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait

Sebut Pengembang Sudah Dibanjiri Kemudahan, Menteri Ara Wanti-wanti Ini

Pemerintah akan terus bersikap adil terhadap seluruh pengembang yang berkomitmen membangun rumah berkualitas sesuai ketentuan. Namun, pemerintah juga tidak akan ragu.

img_title
VoxPop.co.id
25 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut