Apa Itu MSCI yang Bikin Pasar Saham RI Guncang?

MSCI
Sumber :
  • MSCI

Jakarta, VoxPop — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terpukul akibat keputusan penyedia indeks saham global, Morgan Stanley Capital International (MSCI), membekukan pengaturan ulang (rebalancing) indeks saham-saham konstituen oleh PT Bursa Efek Indonesia (BEI). Pengumuman ini menjadi pemicu utama gelombang jual di pasar saham domestik.

img_title IHSG Dibuka Menguat Berpotensi Lanjutkan Kenaikan Ikuti Penguatan Wall Street dan Bursa Asia

Pergerakan ini mengindikasikan kekhawatiran pelaku pasar. Di mana berkurangnya minat investor asing, terutama dana pasif yang sering memanfaatkan indeks MSCI sebagai acuan investasi. 

IHSG ambruk 659,67 poin atau 7,35 persen ke level 8.320,56 Pada penutupan perdagangan Rabu sore, 28 Januari 2026. Bahkan, perdagangan sempat mengalami trading halt selama 30 menit karena IHSG sempat melemah 8 persen di perdagangan sesi kedua Rabu, 28 Januari 2026.

img_title IHSG Ditutup Menguat 0,97% ke Level 6.294 pada 4 Agustus 2026, Optimisme Awal Agustus Kian Menguat

Ilustrasi papan saham IHSG.

Photo :
  • VoxPop/Muhamad Solihin

Dikutip dari riset hariannya, Tim Analis Phintraco Sekuritas melihat adanya tekanan jual setelah pengumuman MSCI yang memutuskan pembekuan sementara proses rebalancing indeks untuk saham-saham di Indonesia. Lantas apa itu MSCI yang keputusannya bisa mengguncang pasar saham Indonesia?

img_title IHSG Dibuka Menghijau saat Wall Street Melonjak Tajam dan Bursa Asia Anjlok

Apa Itu MSCI dan Perannya di Pasar Global

Dikutip dari Investopedia, MSCI merupakan perusahaan yang bergerak di riset investasi yang menyedikan data keuangan dan indeks saham  di pasar modal global. Indeks yang dikelola MSCI mencerminkan kinerja pasar saham di berbagai negara, sektor, dan ukuran perusahaan.

Indeks MSCI juga memetakan klasifikasi negara berdasarkan kriteria seperti ukuran pasar, likuiditas, dan aksesibilitas investor global. Berdasarkan penilaian tersebut, sebuah negara bisa dikategorikan sebagai developed market, emerging market, frontier market, atau kategori lain yang lebih spesifik. 

Klasifikasi ini penting karena sejumlah dana internasional hanya diperbolehkan berinvestasi pada negara dengan status tertentu. Sehingga banyak dana investasi (hedge fund) besar di dunia menggunakan indeks ini sebagai tolok ukur investasi dan referensi alokasi modal. 

Rebalancing, Free Float, dan Foreign Inclusion Factor

MSCI rutin meninjau komposisi indeksnya guna memastikan bahwa bobot saham di dalamnya mencerminkan kondisi pasar terkini. Proses ini disebut rebalancing atau pengatura ulang.

Salah satu elemen penting dalam penilaian itu adalah free float, yaitu jumlah saham yang benar-benar tersedia untuk diperdagangkan oleh publik dan tidak terikat oleh kepemilikan mayoritas institusi atau pemegang khusus. MSCI menghitung Foreign Inclusion Factor (FIF), atau proporsi saham yang dapat diakses oleh investor asing sehingga mencerminkan seberapa investable sebuah saham bagi pasar global. 

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut