Bongkar Cara Pikir Ekonom di Lembaga Internasional, Purbaya: Mereka Enggak Bisa Meramal Betulan!

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa
Sumber :
  • [tangkapan layar]

Jakarta, VoxPop – Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, membongkar cara berpikir para ekonom di lembaga-lembaga keuangan internasional, yang kerap memberikan proyeksinya soal pertumbuhan ekonomi suatu negara.

img_title Purbaya Tegaskan Ekonomi Kuartal II-2026 Takkan Jauh dari 5,4 Persen, Ini Faktornya

Dia menegaskan, para ekonom di lembaga-lembaga keuangan internasional itu sejatinya tidak bisa meramal ekonomi suatu negara dengan tepat dan presisi.

Purbaya menegaskan, mereka sebenarnya hanya bisa menduga-duga proyeksinya dari angka realisasi ekonomi terakhir, dan kerap merevisinya ketika ada perubahan perkembangan terkini.

img_title Purbaya Pede Ekonomi Sepanjang 2026 Bakal Tumbuh hingga 6 Persen, Begini Strateginya

"Jadi saya tahu cara berpikir para peramal ekonomi ini. Dia lihat data terakhir, dimasukin, kalau naik, ya naik juga. Mereka enggak bisa meramal betulan, mereka cuma ikutin angka terakhir," kata Purbaya di acara 'Apa Kabar Indonesia Pagi' di TvOne, Jumat, 20 Februari 2026.

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa

Photo :
  • [tangkapan layar]
img_title Meski KSSK Sebut Sistem Keuangan RI Stabil, Purbaya Tetap Waspadai Potensi Tekanan Global

Dia mencontohkan sebagaimana yang terjadi jelang akhir tahun 2025 lalu. Kala itu, Dana Moneter Internasional (IMF) memproyeksi bahwa pertumbuhan ekonomi RI kuartal IV-2025 hanya akan tumbuh 4,9 persen, serupa dengan proyeksi JP Morgan di angka yang sama. 

Namun nyatanya, ekonomi nasional di kuartal IV-2025 itu berhasil tumbuh positif hingga 5,39 persen (yoy), melampaui proyeksi kedua lembaga tersebut. 

Dengan melihat realisasi di kuartal IV-2025 itu, maka IMF pun hanya menjadikannya acuan untuk memproyeksi bahwa ekonomi Indonesia di 2026 akan tetap tumbuh di 5,1 persen, sebagaimana realisasi pertumbuhan di sepanjang tahun 2025 lalu 

"Anda lihat aja kan kemarin. IMF dan JP Morgan prediksi (ekonomi) kita 4,9 persen. Tapi kita bisa menunjukkan arah perbaikan di triwulan keempat dari 5 poin sekian jadi 5,39 persen. Itu kan ada break, dari struktur turun, tiba-tiba naik," kata Purbaya.

"Nah, semuanya melihat itu, dan langsung merubah prediksi ekonominya. Tahun ini mereka IMF sudah menaikkan ke 5,2 persen, JP Morgan juga ke 5,2 persen," ujarnya.

Purbaya meyakini, dengan akan makin membaiknya perekonomian nasional ke depannya, lembaga-lembaga keuangan internasional tersebut dipastikan juga akan kembali merevisi proyeksi ekonominya untuk Indonesia di tahun 2026 ini.

"Saya yakin, nanti di pertengahan tahun mereka juga akan merubah ke level yang lebih tinggi lagi. Karena kita akan dorong ekonomi ke tingkat yang lebih cepat lagi. Mungkin triwulan pertama (bisa tumbuh) antara 5,6-6 persen. Dan ini bukan optimis, tapi itu memang akan terjadi," ujarnya.

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa

Namanya Kerap Masuk ke Bursa Calon Gubernur BI, Purbaya Ngaku Sudah Bersyukur Jadi Menkeu

Purbaya mengaku dirinya sudah merasa sangat bersyukur dengan posisinya saat ini sebagai Menteri Keuangan, dan hanya berharap agar bisa menjalankan tugasnya dengan baik.

img_title
VoxPop.co.id
3 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut