MBG Dinilai Bantu Ubah Kebiasaan Makan Anak-anak Penerimanya Jadi Lebih Sehat

Pekerja menyiapkan Makan Bergizi Gratis (MBG).
Sumber :
  • Antara

Jakarta, VoxPop – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang telah berjalan selama setahun, dinilai bisa membantu memicu kebiasaan positif bagi anak-anak Indonesia. Bahkan, hasil kajian Research Institute of Socio-Economic Development (RISED) mencatat, terjadi perubahan pada rutinitas makan dari anak-anak penerima MBG.

img_title 6 Kebiasaan Langka Pasangan yang Betah Menghabiskan Akhir Pekan Bareng Tanpa Bosan, Hubungannya Makin Awet!

Direktur RISED, M. Fajar Rachmadi mengatakan, sekitar 80 persen orang tua yang disurvei peneliti RISED menyatakan, setelah hadirnya MBG, anak-anak mereka menjadi lebih rutin dalam mengonsumsi makanan bergizi.

"Hasil survei RISED ini menjadi menarik, karena membuka fakta baru dari lapangan yang belum sepenuhnya terungkap," kata Fajar dalam keterangannya, Jumat, 27 Februari 2026.

img_title Sudaryono Langsung Suspend Dapur MBG di Semarang usai Jenguk Korban yang Diduga Keracunan

Research Institute of Socio-Economic Development (RISED)

Photo :
  • [Istimewa]

Lebih jauh, Fajar menjelaskan soal bagaimana pihaknya mendapatkan gambaran mendalam dari hasil survei yang mereka laksanakan baru-baru ini. Dia mengaku, salah satu temuan dari pertanyaan mendalam pihaknya kepada para orang tua siswa penerima MBG, yakni adalah mereka tahu bahwa orang tualah yang bertanggung jawab memenuhi gizi dan kebutuhan anak mereka. 

img_title Bos BGN Sebut Program MBG Jadi Prioritas di Daerah dengan Angka Stunting Tinggi

"Kehadiran MBG ini justru memberikan rasa tenang kepada keluarga ketika anak-anak mereka di sekolah, dan survei kami menunjukkan, 55 persen orang tua setuju bahwa kebiasaan anaknya berubah menjadi tidak pilih-pilih makanan, setelah adanya program MBG," kata Fajar.

Survei RISED ini sendiri melibatkan sekitar 1.800 orang tua, dan berhasil memberikan gambaran awal mengenai efek mikro-harian program. Salah satu temuan dari survei tersebut menunjukkan bahwa 81 persen orang tua keluarga prasejahtera menyatakan mendukung keberlanjutan MBG.

“Menariknya lagi, ketika anak-anaknya bisa mendapatkan makanan di sekolah, orang tua juga merasa aman. Rasa aman ini timbul karena para orang tua yang kami survei yakin bahwa anak-anaknya mendapatkan makanan bergizi rutin melalui program MBG,” ujarnya.

Selaras dengan hasil temuan tim RISED tersebut, dokter spesialis penyakit dalam dr. Andi Khomeini Takdir berpendapat, pemberian makanan bergizi secara rutin berpotensi membentuk kebiasaan makan yang lebih baik pada anak.

Paparan harian terhadap menu MBG yang beragam dinilai akan membantu anak lebih mudah menerima variasi makanan. Dia menilai, intervensi makanan sehat melalui MBG adalah ide yang baik, untuk mengubah pola makan sehat anak-anak. Termasuk anak-anak dari keluarga menengah ke atas yang selama ini diasumsikan mendapat makanan bergizi yang baik di rumah.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut