Deutsche Bank Ungkap Dampak Tarif Trump ke Harga Emas, Berpotensi Naik Tapi...

Ilustrasi Emas
Sumber :
  • Freepik

Jakarta, VoxPop – Bank Jerman (Deutsche Bank) memproyeksikan pembatalan tarif resiprokal Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, oleh Mahkamah Agung AS memiliki dampak terhadap harga emas dunia

img_title Harga Emas Antam Bertahan di Rp2,635 Juta per Gram, Emas Dunia Menguat Dipicu Memanasnya Konflik Timur Tengah

Analis Deutsche Bank yang dipimpin Michael Hsueh menyebut harga emas dunia sempat turun setelah putusan tersebut diumumkan pada Sabtu, 21 Februari 2025. Namun, harga logam mulia berwarna kuning ini berhasil pulih. 

Dikutip dari GoldPrice hingga pukul 02.42 waktu New York, harga emas spot diperdagangan di level US$5.181,06 atau sekitar Rp 86,88 juta (estimasi kurs Rp 16.770 per dolar AS) per troy ons. Harga tersebut menunjukkan kenaikan 0,08 persen atau 3,91 poin dalam perdaganga ini. 

img_title Harga Emas Hari Ini 9 Juli Kompak Melemah, Antam hingga Pegadaian Turun Saat Emas Dunia Tertekan Konflik Timur Tengah

Analis Deutsche Bank menilai penghapusan kebijakan tarif berbasis International Emergency Economic Powers Act (IEEPA) tidak akan secara drastis mengubah kondisi fiskal AS. Hal ini karena pemerintah Washington masih memiliki alternatif instrumen kebijakan perdagangan.

Pembatalan tarif Trump dinilai berdampak positif terhadap harga emas. Namun, efeknya diperkirakan hanya terbatas dan tidak signifikan dalam jangka pendek.

img_title De-dolarisasi Untungkan Emas, Deutsche Bank Prediksi Harga Bakal Melonjak 80 Persen

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump

Photo :
  • White House

“Kami melihat bukti bahwa ini berdampak positif terhadap emas, tetapi hanya secara marginal. Hal ini karena AS dapat mendekati, meskipun tidak sepenuhnya menggantikan IEEPA dengan Section 122, dan karena pendapatan tarif berperan dalam mengurangi potensi penurunan kondisi fiskal akibat One Big Beautiful Bill Act,” tulis analis Deutsche Bank dikutip dari Investing, Jumat, 27 Februari 2026.

OBBBA merujuk undang-undang anggaran yang disahkan tahun lalu dan mempermanenkan pemotongan pajak besar-besaran sejak 2017. Kebijakan ini mengurangi penerimaan pemerintah lebih besar dibandingkan pengeluaran, sehingga meningkatkan tekanan terhadap defisit fiskal.

Menurut Deutsche Bank, jika pendapatan tarif menjadi lebih kecil atau bersifat sementara karena keterbatasan regulasi baru. Alhasil terjadi defisit anggaran AS berpotensi lebih besar dari proyeksi saat ini.

Kondisi defisit dan belanja pemerintah yang tinggi secara teori dapat menjadi katalis positif bagi emas. Hal ini karena pelemahan kepercayaan terhadap dolar AS dan meningkatnya kekhawatiran inflasi biasanya mendorong investor beralih ke emas sebagai aset safe haven.

Dengan demikian, Deutsche Bank menilai perubahan kebijakan tarif Trump memang mendukung harga emas, tetapi hanya sebagai faktor tambahan. Arah utama harga emas tetap akan dipengaruhi oleh kondisi fiskal AS, inflasi, serta sentimen investor terhadap stabilitas ekonomi global.

Harga Emas, Logam Mulia

Harga Emas Antam 30 Juli 2026 Naik ke Rp2,616 Juta per Gram, Emas Dunia Ikut Melonjak!

Harga emas Antam naik Rp15.000 menjadi Rp2,616 juta per gram pada hari Kamis, 30 Juli 2026. Harga emas dunia juga menguat setelah The Fed menahan suku bunga.

img_title
VoxPop.co.id
30 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut