Selat Hormuz Masih Diblokir, Cadangan Minyak Terpaksa Mengalir
- ANTARA/Anadolu
Seberapa banyak cadangan minyak mentah akan dilepas anggota IEA?
IEA menyatakan, anggotanya akan melepas 400 juta barel minyak mentah dari cadangan mereka. Untuk perbandingan, setelah Rusia menyerang Ukraina pada 22 Februari 2022, minyak mentah yang dilepas 182 juta barrel.
IEA menyatakan, stok akan dilepas secara berkala, tergantung situasi di setiap negara. AS memimpin dengan melepas 172 juta barel mulai pekan depan, dan akan berlangsung selama sekitar 120 hari. Jepang mengatakan akan melepas 80 juta barel. Kontributor lainnya adalah Jerman, Australia, Prancis, Korea Selatan dan Inggris.
IEA diperkirakan akan menyimpan sekitar 90 hari cadangan darurat impor minyak bersih. Pengekspor seperti Kanada, Meksiko dan Norwegia tidak memiliki cadangan darurat, namun dapat membuka cadangan komersial selama krisis.
China, yang bukan anggota penuh IEA tidak memberikan pengumuman serupa, melainkan memprioritaskan keamanan suplai domestik dengan menghentikan ekspor bahan bakar olahan. Rencana ekonomi lima tahun terakhir di Beijing bahkan menetapkan penambahan cadangan minyak strategis.
Apakah simpanan minyak mentah membantu menurunkan harga?
Analis industri minyak mengatakan, suntikan dari persediaan strategis dapat meringankan tekanan pada pasar minyak mentah, namun, jarang dapat menurunkan harga secara dramatis atau untuk waktu lama.
Langkah ini terutama berfungsi sebagai tanda persatuan dan suplai tambahan, dan meyakinkan pedagang bahwa pemerintahnya bersedia turun tangan jika kekurangan di pasar semakin menajam.
IEA mengungkap, pelepasan simpanan hanya menutupi sekitar tiga atau empat pekan kurangnya pasokan minyak mentah dari daerah Teluk. Jadi, walalupun harga turun, diperkirakan efeknya tidak terlalu nampak, karena volume minyak mentah yang dilepas kecil dibanding dengan 100 juta barrel per hari di pasar global.
"Harga minyak mentah akan terus meningkat jika Selat Hormuz tetap diblokade untuk waktu lama. Walaupun IEA memiliki stok untuk digunakan setelah pelepasan ini, konflik berkepanjangan dapat menyebabkan kerugian lebih besar daripada total cadangan yang dipegang langsung oleh anggota IEA," kata Analis David Morrison dari perusahaan pialang Inggris Trade Nation.
