IHSG Terus Menguat, Reformasi Pasar Modal Dinilai Disambut Positif

IHSG
Sumber :
  • Antara

Jakarta, VoxPop Analis menilai penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dalam beberapa hari terakhir menjadi sinyal positif atas meningkatnya kepercayaan investor terhadap arah reformasi pasar modal Indonesia.  Di tengah ketidakpastian global, tren ini mencerminkan respons pasar yang kian konstruktif terhadap berbagai kebijakan yang digulirkan regulator.

img_title IHSG Dibuka Menghijau Siap Uji Resistance, Wall Street dan Bursa Asia Kompak Menguat

Berdasarkan data perdagangan Bursa Efek Indonesia, pada Selasa (14/4), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melesat 1,91% ke level 7.642 pada perdagangan pagi ini. Dengan demikian, tren penguatan IHSG masih berlanjut.

Senior Market Chartist Nafan Aji Gusta melihat bahwa respons positif pasar tidak lepas dari konsistensi reformasi yang dijalankan, khususnya oleh regulator. Ia mencontohkan keputusan FTSE Russell yang tetap menempatkan Indonesia dalam kategori secondary emerging market sebagai indikator kepercayaan global.

img_title IHSG Ditutup Menguat 0,77 Persen ke Level 6.234, Seluruh Indeks Bursa Kompak Berakhir di Zona Hijau

“FTSE Russell sendiri masih mempertahankan Indonesia di secondary emerging market. Ini menjadi langkah strategis yang menunjukkan kepercayaan investor global terhadap pasar modal kita,” ujar Nafan dikutip dari keterangannya, Selasa, 14 April 2026.

Menurutnya, konsistensi regulator, dalam hal ini Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dalam menjalankan reformasi menjadi faktor krusial. Jika kebijakan yang telah dirancang dapat diimplementasikan secara berkelanjutan, transparansi pasar akan semakin meningkat dan pada akhirnya memperkuat minat investor global.

img_title IHSG Masih Bertahan di Zona Hijau Saat Sesi II Dibuka, Menguat 0,55% ke Level 6.220

Ia juga menekankan bahwa kondisi ini penting untuk menjaga posisi Indonesia tetap berada di level emerging market, bahkan membuka peluang peningkatan status di masa depan. “IHSG kita sudah mulai mengalami penguatan di tengah ketidakpastian global. Ini menunjukkan bahwa pasar merespons positif arah kebijakan yang ada,” tambahnya.

Dengan kombinasi reformasi struktural dan respons pasar yang semakin solid, prospek pasar modal Indonesia dinilai semakin menjanjikan di mata investor domestik maupun global.

Seperti diketahui, OJK sendiri menegaskan bahwa penguatan IHSG merupakan hasil dari reformasi pasar modal yang tengah dilakukan. Tidak hanya itu, saham domestik kini bergerak menuju transparansi yang lebih tinggi dan semakin selaras dengan standar global. 

Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi, menyampaikan bahwa sejumlah kebijakan baru telah dirancang untuk menjawab kekhawatiran pelaku pasar, termasuk dari penyedia indeks global.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut