IHSG Masih Menghijau di Penutupan Sesi I Hari Ini, Naik Hampir 1 Persen ke Level 6.147 Ditopang Saham Bank Besar

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) (foto ilustrasi)
Sumber :
  • VoxPop/M Ali Wafa
<
img_title IHSG Dibuka Menguat Serupa Wall Street Meski Dibayangi Koreksi, Bursa Asia Bergerak Variatif
p>
img_title IHSG Ditutup Melesat 1,56 Persen ke Level 6.186 Hari Ini!
Jakarta, VoxPop – Indeks Harga Saham Gabungan (
img_title BEI Suspensi 72 Saham karena Telat Laporan Keuangan Kuartal I 2026, Ini Daftar Emitennya
IHSG) berhasil mempertahankan penguatan hingga penutupan sesi I perdagangan Kamis, 30 Juli 2026. Sepanjang perdagangan paruh pertama, indeks bergerak positif dan kembali bertahan di kisaran level 6.100-an setelah sempat mencatat kenaikan lebih dari 1 persen.

Berdasarkan data RTI Business, IHSG ditutup menguat 0,93 persen atau bertambah 56,57 poin ke posisi 6.147,96 pada akhir sesi I. Kinerja tersebut menunjukkan tren positif setelah indeks dibuka di level 6.110,28 dan terus bergerak di zona hijau hingga menjelang jeda perdagangan.

Sepanjang sesi I, IHSG sempat menyentuh level tertinggi di posisi 6.168,57 atau menguat sekitar 1,20 persen. Sementara itu, level terendah yang sempat dicapai berada di posisi 6.106,55. Posisi tersebut jauh lebih tinggi dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya yang berada di level 6.091,39.

Aktivitas perdagangan saham juga berlangsung cukup ramai. Hingga penutupan sesi I, volume transaksi tercatat mencapai 14,19 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp6,51 triliun. Sementara frekuensi perdagangan telah menembus 1.001.073 kali transaksi.

Mayoritas Saham Berakhir di Zona Hijau

Penguatan IHSG pada sesi pertama turut diikuti mayoritas saham yang bergerak positif. Tercatat sebanyak 468 saham menguat, sementara 167 saham mengalami penurunan dan 148 saham lainnya ditutup stagnan.

Indeks saham unggulan LQ45 juga mencatatkan performa positif. Hingga akhir sesi I, indeks tersebut naik 1,35 persen sehingga mencerminkan penguatan saham-saham berkapitalisasi besar yang menjadi penopang utama pergerakan pasar.

Dominasi saham yang berada di zona hijau memperlihatkan sentimen positif masih mewarnai perdagangan hingga jeda siang. Pergerakan tersebut turut menjaga IHSG tetap berada di jalur penguatan sepanjang sesi pertama.

Saham Konglomerasi Bergerak Variatif

Di tengah menguatnya IHSG, sejumlah saham yang berada di bawah grup konglomerasi mencatatkan pergerakan yang cukup beragam.

Salah satu yang menjadi sorotan datang dari PT Fast Food Indonesia Tbk (FAST) atau KFC Indonesia. Emiten yang berada di bawah Grup Salim tersebut melonjak hingga menyentuh Auto Reject Atas (ARA) dengan kenaikan 25 persen ke level Rp340 per saham.

Sementara itu, dari kelompok emiten Grup Bakrie, PT Intermedia Capital Tbk (MDIA) menjadi saham dengan penguatan terbesar. Saham MDIA melesat 16,15 persen ke posisi Rp151 per saham hingga penutupan sesi I.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut