Bukan Sekadar Bisnis, PTPN bikin Gebrakan

Ilustrasi pelestarian lingkungan.
Sumber :
  • freepik.com/freepik

Jakarta, VoxPop - PT Perkebunan Nusantara atau PTPN Group menggelar aksi 'One Man One Tree'. Inisiatif ini menggerakkan kekuatan kolektif seluruh karyawan untuk menanam minimal satu pohon di sekitar wilayah operasional perusahaan.

img_title Penguatan Kinerja BUMN Ditopang Sektor Agroindustri sebagai Motor Pertumbuhan Baru

Langkah tersebut tidak hanya fokus pada pemulihan lingkungan, tetapi juga menjadi upaya memperkuat ekosistem perkebunan berkelanjutan.

Program penanaman pohon ini sekaligus memperkuat komitmen perusahaan untuk rehabilitasi Daerah Aliran Sungai (DAS) dalam pemenuhan kewajiban sertifikasi Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) dan Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO).

img_title PTPN Group Cetak Laba Rp 6,39 Triliun di Sepanjang Tahun 2025

Keduanya sebagai indikator bahwa operasional perkebunan khususnya sawit telah memperhatikan aspek lingkungan dan keberlanjutan. Sejak 2024-April 2026, BUMN Perkebunan ini berhasil menanam sedikitnya 142.400 pohon.

Guna memastikan dampak yang optimal, pemilihan jenis vegetasi disesuaikan dengan kebutuhan ekologi serta potensi sosio-ekonomi di masing-masing wilayah operasional.

img_title PTPN IV Palmco Bukukan Laba Bersih Rp 7,08 Triliun di Sepanjang Tahun 2025

Ragam tanaman yang ditanam mencakup kategori konservasi seperti Pinus, Damar, Mahoni, Cendana, Bayur, Jamblang, Kiara Payung, Cemara, serta Ketapang untuk penguatan ekosistem, serta tanaman produktif seperti Alpukat, Nangka, Durian, Jambu, dan Aren yang bernilai ekonomi bagi masyarakat.

Direktur Utama PT Perkebunan Nusantara atau PTPN III (Persero) Denaldy Mulino Mauna menyampaikan bahwa penanaman pohon ini merupakan bagian kesatuan dari seluruh gerak proses bisnis yang dilakukan PTPN Group.

“Pertumbuhan bisnis harus berjalan selaras dengan upaya pelestarian alam. Setiap langkah perusahaan tidak hanya berorientasi pada produktivitas dan kinerja usaha, tetapi juga pada keberlanjutan ekosistem, serta peningkatan kualitas lingkungan di sekitar wilayah operasional perusahaan,” ungkapnya, Jumat, 24 April 2026.

Ilustrasi kebun sawit

DPR Dorong UU Khusus Kelapa Sawit Masuk Prolegnas 2026, Singgung Malaysia Sudah Lebih Dulu Punya Aturan

Anggota Komisi IV DPR Firman Soebagyo mengusulkan UU Kelapa Sawit masuk Prolegnas 2026 untuk memperkuat tata kelola, melindungi petani, dan industri sawit nasional.

img_title
VoxPop.co.id
12 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut