IHSG Terkoreksi, BEI Imbau Investor Pasar Modal Lakukan Ini

Perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI)
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta, VoxPop – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mengimbau para investor pasar modal untuk tidak panik dan tetap mengatur strategi investasi sesuai profil risiko di tengah koreksi signifikan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini.

img_title IHSG Masih Bertahan di Zona Hijau Saat Sesi II Dibuka, Menguat 0,55% ke Level 6.220

Pejabat Sementara (Pjs) Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik mengungkapkan, imbauan tersebut ia sampaikan seiring dengan ketidakpastian yang masih tinggi di pasar saham Indonesia, dipicu oleh sentimen mancanegara maupun domestik.

“Tidak bosan-bosannya kami mengingatkan supaya investor tentu tetap memperhatikan fundamental, tidak panik, menganalisis secara cermat, mengatur strategi berinvestasi sesuai dengan profil risiko masing-masing,” ujar Jeffrey kepada awak media di Media Center Gedung BEI, Jakarta, Senin, 18 Mei 2026.

img_title IHSG Dibuka Menguat Serupa Wall Street Meski Dibayangi Koreksi, Bursa Asia Bergerak Variatif

“Karena kondisi pasar sangat dinamis, ketidakpastiannya masih cukup tinggi,” tambahnya.

Menurut Jeffrey, koreksi yang terjadi pada IHSG seiring dengan pelemahan bursa saham kawasan Asia dan global, akibat ketidakpastian berkepanjangan geopolitik yang menyebabkan naiknya harga minyak, dan mendorong potensi tren suku bunga tinggi dan inflasi di tingkat global.

img_title IHSG Ditutup Melesat 1,56 Persen ke Level 6.186 Hari Ini!

“Di masa kita libur itu, pasar global khususnya pasar Asia juga mengalami koreksi. Dan kalau kita akumulasikan koreksi dua hari di pasar global Asia, ditambah dengan sedikit koreksi tambahan hari ini di pasar global, itu sama dengan koreksi yang kita alami hari ini,” ujar Jeffrey.

Di sisi lain, pihaknya tidak memungkiri bahwa ketidakpastian pasar saham Indonesia masih cukup tinggi saat ini. “Jadi saya rasa masih inline dengan global market, tetapi memang ketidakpastian di pasar kita itu masih cukup tinggi,” ujar Jeffrey.

Data penutupan perdagangan di BEI pada Senin (18/5) sore, IHSG ditutup melemah 124,08 poin atau 1,85 persen ke posisi 6.599,24. Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 2.570.311 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 31,99 miliar lembar saham senilai Rp20,71 triliun. Sebanyak 125 saham naik, 616 saham menurun, dan 79 tidak bergerak nilainya.

IHSG sempat melemah signifikan hingga 320,76 poin atau 4,77 persen ke posisi 6.402,56 pada perdagangan sesi I pukul 11.04 WIB pada hari ini. (Ant)

Pergerakan IHSG.

IHSG Ditutup Menguat 0,77 Persen ke Level 6.234, Seluruh Indeks Bursa Kompak Berakhir di Zona Hijau

IHSG ditutup menguat 0,77 persen ke level 6.234 pada perdagangan hari ini Jumat, 31 Juli 2026. Seluruh indeks utama BEI kompak berakhir di zona hijau.

img_title
VoxPop.co.id
31 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut