IHSG Tertekan, Ini Deretan Saham yang Masuk Radar Rekomendasi untuk Hari Ini
- Yahoo Financ
Jakarta, VoxPop – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah pada perdagangan Selasa (28/7/2026). Kondisi tersebut menjadi perhatian investor menjelang perdagangan Rabu (29/7/2026), di tengah penantian pasar terhadap hasil rapat Federal Open Market Committee (FOMC) The Fed.
IHSG ditutup turun 0,89 persen atau 55,19 poin ke level 6.130,58. Indeks sempat bergerak hingga posisi tertinggi 6.199,44 setelah dibuka pada level 6.175,19.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), sebanyak 265 saham menguat, 360 saham melemah, dan 172 saham stagnan. Sementara itu, kapitalisasi pasar tercatat mencapai Rp10.775,76 triliun.
Sejumlah saham berkapitalisasi besar menjadi pemberat utama pergerakan indeks. Di sisi lain, beberapa saham masih mampu menguat sehingga menahan tekanan terhadap IHSG agar tidak terkoreksi lebih dalam.
IHSG Menanti Keputusan The Fed
Pelemahan IHSG terjadi ketika pelaku pasar tengah mencermati hasil FOMC The Fed yang berlangsung pada 28-29 Juli 2026. Kebijakan suku bunga bank sentral Amerika Serikat menjadi salah satu sentimen yang diperhatikan investor dalam menentukan arah transaksi.
Pada perdagangan sebelumnya, saham DSSA, MORA, dan BREN termasuk yang memberikan tekanan terhadap indeks. DSSA terkoreksi 2,92 persen ke Rp830, sedangkan MORA melemah 2,66 persen menjadi Rp6.400 per saham.
Saham BREN juga turun 1,44 persen ke Rp4.100. Sementara BBCA terkoreksi 1,19 persen ke Rp6.225, TLKM turun 1,16 persen, BBNI melemah 1,14 persen, dan BREN tercatat turun 0,87 persen.
Sebaliknya, sejumlah saham menjadi penopang IHSG. EMAS menguat 2,4 persen, ASII naik 2,3 persen, sedangkan AMMN tumbuh 1,5 persen.
Secara sektoral, enam dari 11 indeks sektoral berada di zona merah. Sektor properti dan kesehatan mencatat koreksi paling dalam.
Saham Pilihan untuk Perdagangan 29 Juli 2026
Di tengah kondisi IHSG yang cenderung bergerak sideways di antara rentang MA20 dan MA60 serta berpotensi menguji area koreksi 6.074-6.107, sejumlah saham masuk radar rekomendasi teknikal.
Berikut beberapa saham yang menjadi pilihan untuk perdagangan Rabu (29/7/2026):
ADMR
ADMR atau PT Adaro Minerals Indonesia Tbk direkomendasikan dengan strategi Buy on Weakness. Saham ini sebelumnya terkoreksi 0,34 persen ke level 1.470 dan mengalami peningkatan tekanan jual.
Secara teknikal, ADMR diperkirakan sedang membentuk wave iv dalam jangka pendek.
