Nasib Yuan Mendadak Berbalik, Data Terbaru China Bikin Pasar Was-was
- REUTERS
Sebelum pasar dibuka, Bank Sentral China menetapkan kurs tengah yuan di level 6,8167 per dolar AS. Ini merupakan posisi terkuat sejak 14 Februari 2023. Namun angka tersebut masih lebih lemah sekitar 524 basis poin dibandingkan perkiraan Reuters.
Sebagai informasi, yuan diperbolehkan bergerak hingga 2 persen di atas atau di bawah kurs tengah yang ditetapkan setiap hari oleh otoritas moneter China. Sementara itu, di pasar global, indeks dolar AS yang mengukur kekuatan mata uang Negeri Paman Sam terhadap enam mata uang utama dunia naik tipis 0,039 persen menjadi 99,05.
Penguatan dolar terjadi ketika investor menanti perkembangan pembicaraan perdamaian di Timur Tengah serta petunjuk terbaru terkait arah kebijakan suku bunga bank-bank sentral utama dunia.
Harga minyak juga melonjak lebih dari 2 persen pada awal perdagangan setelah Israel memerintahkan pasukannya bergerak lebih jauh ke wilayah Lebanon dalam konflik dengan kelompok Hizbullah yang didukung Iran. Situasi tersebut memicu kekhawatiran baru di pasar energi global meskipun gencatan senjata telah diumumkan lebih dari enam pekan lalu.
Ketidakpastian geopolitik dan perlambatan ekonomi China kini menjadi dua faktor utama yang diperhatikan investor. Jika aktivitas manufaktur dan ekspor China terus melemah, tekanan terhadap yuan berpotensi semakin besar dalam beberapa bulan ke depan.
