Dana Asing Keluar Besar-Besaran, Saham BBCA, TPIA, dan BBRI Jadi Target Utama hingga IHSG Jebol

Pergerakan IHSG di Bursa Efek Indonesia.
Sumber :
  • ANTARA FOTO/M Agung Rajasa

Jakarta, VoxPop – Investor asing mencatat aksi jual bersih (net sell) dalam jumlah besar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada perdagangan sesi I, Rabu (3/6/2026). Nilai total dana yang ditarik investor global dari pasar saham Indonesia mencapai Rp525,3 miliar.

img_title IHSG Ditutup Menguat 0,77 Persen ke Level 6.234, Seluruh Indeks Bursa Kompak Berakhir di Zona Hijau

Saham PT Bank Central Asia Tbk atau BCA (BBCA) menjadi emiten yang paling banyak dilepas investor asing pada sesi ini. Berdasarkan data BEI yang dipublikasikan Stockbit Sekuritas, nilai net sell di saham BBCA mencapai Rp265,3 miliar.

Perhitungan nilai transaksi tersebut menggunakan harga rata-rata perdagangan selama sesi pertama berlangsung. Sementara itu, jumlah saham BBCA yang dijual investor asing mencapai 46,6 juta lembar.

img_title IHSG Masih Bertahan di Zona Hijau Saat Sesi II Dibuka, Menguat 0,55% ke Level 6.220

Tekanan jual pada saham BBCA menjadi yang terbesar di pasar reguler dibandingkan emiten lainnya. Kondisi itu membuat harga saham bank swasta terbesar di Indonesia tersebut turun 3 persen ke level Rp5.650 per saham.

Pelemahan tersebut melanjutkan tren penurunan BBCA dalam beberapa waktu terakhir. Dalam sepekan terakhir, saham BBCA terkoreksi 5,4 persen, sedangkan dalam satu bulan turun 3,4 persen.

img_title IHSG Dibuka Menguat Serupa Wall Street Meski Dibayangi Koreksi, Bursa Asia Bergerak Variatif

Secara year to date (YTD), saham BBCA telah merosot sekitar 30 persen sejak awal tahun.

Selain BBCA, investor asing juga mencatatkan aksi jual bersih besar pada saham PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) senilai Rp257,53 miliar dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) sebesar Rp198,73 miliar.

Tekanan jual asing juga membayangi sejumlah emiten lain, seperti PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) sebesar Rp104,14 miliar, PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) Rp90,94 miliar, serta PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) Rp57,13 miliar.

Di tengah derasnya arus keluar dana asing, beberapa saham justru masih menarik minat beli investor global. PT Bumi Resources Tbk (BUMI) memimpin daftar top net foreign buy dengan nilai Rp165,59 miliar.

Posisi berikutnya ditempati PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) dengan net buy Rp87,04 miliar, PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) Rp86,96 miliar, serta PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) Rp43,21 miliar.

Tekanan di pasar saham tercermin dari pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang terus bergerak di zona negatif sejak awal perdagangan.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut