IHSG Ditutup Melemah ke Level 6.343, Sektor Energi Bertahan Menguat Saat Mayoritas Indeks Terkoreksi
- Antara
Total volume perdagangan tercatat mencapai 54,19 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp17,79 triliun. Angka tersebut mencerminkan aktivitas investor yang tetap tinggi meski pasar ditutup di zona negatif.
Pergerakan transaksi juga menunjukkan adanya rotasi pada sejumlah saham unggulan, terutama di kelompok LQ45 yang diwarnai pergerakan bervariasi.
PGEO Pimpin Top Gainers LQ45
Di jajaran saham unggulan yang tergabung dalam indeks LQ45, PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) menjadi emiten dengan kenaikan tertinggi pada perdagangan hari ini.
PGEO melesat 7,92 persen dan menempati posisi teratas dalam daftar saham dengan penguatan terbesar.
Posisi berikutnya ditempati PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) yang naik 6,67 persen, disusul PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) dengan penguatan 6 persen.
Berikut daftar top gainers LQ45:
- PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) naik 7,92 persen.
- PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) naik 6,67 persen.
- PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) naik 6 persen.
MBMA Pimpin Daftar Top Losers
Sementara itu, tekanan jual paling besar di kelompok saham LQ45 dialami oleh PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA).
Saham MBMA ditutup melemah 3,64 persen dan menjadi saham dengan penurunan terdalam di indeks LQ45.
Posisi berikutnya ditempati PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) yang turun 2,41 persen, sedangkan PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (EXCL) terkoreksi 2,34 persen.
Berikut daftar top losers LQ45:
- PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) turun 3,64 persen.
- PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) turun 2,41 persen.
- PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (EXCL) turun 2,34 persen.
Pelemahan sejumlah saham berkapitalisasi besar tersebut turut memberikan tekanan terhadap pergerakan IHSG hingga akhirnya ditutup melemah tipis pada akhir perdagangan Kamis, 6 Agustus 2026.
