Kepala BGN Ungkap Potensi Penerima MBG Berkurang 6 Juta, Ada Temukan Data Ganda di Berbagai Instansi

Sudaryono Tegaskan Keluarganya Tak Punya Dapur MBG atau SPPG, Siap Bersihkan Tata Kelola BGN
Sumber :

Sudaryono mengatakan koordinasi dilakukan dengan berbagai kementerian yang memiliki data terkait peserta didik maupun masyarakat penerima manfaat.

img_title BGN Beri Batas Waktu Dapur MBG Urus SLHS hingga 10 Agustus 2026

Beberapa instansi yang terlibat dalam proses penyelarasan data tersebut antara lain:

  • Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen)
  • Kementerian Agama
  • Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN
  • Kementerian Kesehatan
img_title Kepala BGN Ungkap Penyebab Siswa di Jayapura Keracunan MBG: SPPG Masak Terlalu Awal

Melalui integrasi data tersebut, pemerintah berharap identitas penerima manfaat dapat dipastikan hanya tercatat satu kali dalam sistem nasional.

"(Agar) datanya tuh saling ngobrol gitu sehingga kita betul-betul menemukan sebetulnya tuh. Jadi, tidak ada double identitas," ujar Sudaryono.

img_title Sudaryono Dorong Petani Beralih ke Teknologi Modern, Anak Muda Diajak Terjun ke Pertanian

Evaluasi Penerima MBG Terus Dilakukan

Sudaryono menegaskan proses penyisiran data masih terus berlangsung. Oleh karena itu, jumlah penerima manfaat MBG masih berpotensi mengalami perubahan seiring selesainya proses validasi dan pemadanan data antarkementerian.

Evaluasi ini dilakukan bukan untuk mengurangi akses masyarakat terhadap Program Makan Bergizi Gratis, melainkan memastikan setiap penerima tercatat secara tepat dan tidak ada satu orang yang memperoleh alokasi berdasarkan identitas ganda.

Dengan pembaruan data tersebut, pemerintah berharap pelaksanaan MBG menjadi lebih tepat sasaran serta meningkatkan akurasi dalam penyaluran program.

Temuan sekitar 6 juta data ganda ini menjadi bagian dari upaya pemerintah membangun sistem pendataan yang lebih terintegrasi. Proses sinkronisasi lintas kementerian dan lembaga pun terus dilakukan agar data penerima manfaat benar-benar valid sebelum digunakan sebagai dasar penyaluran Program Makan Bergizi Gratis.

Hasil penyisiran tersebut nantinya akan menjadi dasar penyesuaian jumlah penerima MBG secara nasional sehingga seluruh bantuan dapat disalurkan kepada masyarakat yang memang memenuhi kriteria sebagai penerima manfaat.

Presiden Prabowo Subianto

Nama Prabowo Dicatut dalam Usulan Nobel Perdamaian MBG, Begini Respons Istana

Dalam dokumen itu, Program Makan Bergizi Gratis diusulkan sebagai kandidat Nobel Perdamaian 2026 dan turut mencantumkan nama Presiden Prabowo Subianto sebagai penulis.

img_title
VoxPop.co.id
7 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut