Industri Penerbitan Buku Jadi Garda Terdepan Dongkrak Literasi dan Minat Baca Anak Bangsa
- [Istimewa]
Jakarta, VoxPop – Industri penerbitan buku merupakan salah satu sektor yang bertanggung jawab terhadap budaya membaca para anak bangsa, yang berkaitan erat dengan tingkat literasi dari penduduk sebuah negara.
Menyadari hal ini, para pelaku industri penerbitan di Tanah Air pun terus berinovasi, guna terus meningkatkan kemampuan dan minat baca para generasi muda Indonesia.
Salah satu penerbit yang konsisten mengambil peran itu adalah Ziyadbooks. Chief Executive Officer (CEO) Ziyadbooks, Rubiyanta menilai, salah satu tantangan terbesar menumbuhkan budaya dan minat membaca saat ini adalah bagaimana mengalihkan perhatian anak-anak dari gawai ke buku.
“Anak-anak tumbuh di era gawai. Jadi, tugas kami adalah membuat buku yang tidak kalah menarik dari layar gadget. Buku harus dilengkapi ilustrasi hidup dan pengalaman interaktif, barulah anak-anak betah berlama-lama,” kata Rubiyanta dalam keterangannya, Jumat, 7 Agustus 2026.
Ilustrasi buku dan pendidikan (dokumen pribadi)
- vstory
Selama lebih dari dua dekade, perusahaan telah fokus menghadirkan buku-buku yang tidak hanya edukatif, tapi juga sekaligus atraktif bagi anak-anak. Mulai dari board book, buku cerita bergambar, ensiklopedia, hingga sound book interaktif, semua dikembangkan untuk menciptakan pengalaman belajar yang menyenangkan.
"Prinsip membaca dini yang diajarkan para ahli menekankan bahwa membaca harus menyenangkan, seolah-olah dilakukan dalam situasi bermain," ujarnya.
Rubiyanta menambahkan, membangun budaya membaca di rumah tidak bisa hanya mengandalkan produk semata. Karenanya, kolaborasi dengan orang tua dan guru juga sangat penting.
Untuk itulah, Ziyadbooks berkomitmen menyediakan buku-buku berkualitas, guna menyelaraskan upaya bahwa kebiasaan membaca harus dibangun di rumah.
"Dimana orang tua membacakan cerita, dan menyediakan waktu khusus untuk membaca, sehingga dapat menjadi teladan bagi anak-anak,” kata Rubiyanta.
Komitmen Ziyadbooks dalam mendukung literasi anak pun mendapat pengakuan. Pada tahun 2026, perusahaan meraih Brand Indonesia Excellence Award 2026, untuk kategori Stationery & Books dalam ajang yang diselenggarakan oleh INFOBRAND.ID bersama TRAS N CO Indonesia.
Rubiyanta menekankan, membangun generasi pembelajar sepanjang hayat membutuhkan waktu dan kesabaran. Pihaknya berharap, nantinya akan semakin banyak anak Indonesia yang tumbuh dengan buku sebagai sahabatnya.
"Karena dari buku, anak-anak memperoleh pengetahuan dan nilai-nilai kehidupan. Itu yang mendorong kami terus melangkah, meskipun jalannya terasa jauh,” ujarnya.
