Investasi Semester I-2026 Naik 11,85 Persen, Industri TPT Tumbuh 6,36 Persen
- Istimewa.
“Capaian ini merupakan buah dari kerja bersama. Kami mengapresiasi pemerintah yang terus membuka ruang dialog dengan industri dan berupaya menjaga agar kegiatan produksi, investasi, ekspor, dan penyerapan tenaga kerja tetap berjalan,” ujar Ian.
Menurutnya, momentum positif tersebut perlu ditindaklanjuti dengan agenda yang lebih terukur. Prioritasnya mencakup ketersediaan bahan baku, harga energi yang kompetitif, modernisasi mesin produksi, peningkatan produktivitas pekerja, pembiayaan industri, pemanfaatan perjanjian perdagangan, serta penegakan hukum terhadap impor ilegal.
Pemerintah juga diharapkan memastikan pasar domestik menjadi fondasi pertumbuhan industri nasional. Besarnya konsumsi dalam negeri perlu memberikan manfaat optimal bagi produsen yang berinvestasi, berproduksi, membayar pajak, dan menyerap tenaga kerja di Indonesia.
“Pertumbuhan 6,36 persen bukan garis akhir, melainkan kesempatan untuk membawa industri TPT naik ke tingkat berikutnya. Tantangannya sekarang adalah mengubah pertumbuhan menjadi peningkatan utilisasi, pesanan, ekspor, investasi, dan kesejahteraan pekerja secara berkelanjutan,” kata Ian.
Ian menegaskan API siap menjadi mitra pemerintah dalam menyusun langkah penguatan industri dari hulu hingga hilir. Kolaborasi yang konsisten diperlukan agar Indonesia tidak hanya menjadi pasar produk tekstil dunia, tetapi berkembang sebagai pusat produksi dan ekspor TPT yang modern, efisien, serta berdaya saing tinggi.
“Indonesia memiliki pasar yang besar, tenaga kerja berpengalaman, dan struktur industri TPT yang relatif lengkap. Jika seluruh kekuatan itu disatukan dalam kebijakan yang konsisten, kita tidak sekadar mempertahankan industri ini, tetapi dapat membawa tekstil Indonesia kembali merebut pasar global,” tutup Ian.
