Investasi Talenta Teknologi, Bank Jakarta Perkuat Fondasi Transformasi Berkelanjutan
- Dokumentasi Bank Jakarta.
Direktur Teknologi & Operasional Bank Jakarta, Daniel Setiawan Subianto, menjelaskan bahwa perkembangan teknologi menghadirkan tantangan sekaligus peluang baru bagi industri perbankan, mulai dari pemanfaatan artificial intelligence (AI), pengelolaan big data dan data analytics, modernisasi arsitektur teknologi, cloud computing, hingga meningkatnya ancaman cybersecurity.
Menurutnya, kondisi tersebut menuntut tersedianya talenta digital yang tidak hanya menguasai kompetensi teknis, tetapi juga memahami karakteristik dan kebutuhan bisnis perbankan agar mampu menerjemahkan teknologi menjadi solusi yang memberikan nilai tambah bagi perusahaan.
"Melalui ODP Information Technology, peserta dipersiapkan untuk memiliki kapabilitas teknis di berbagai bidang teknologi informasi yang relevan dengan kebutuhan industri perbankan masa kini dan masa depan. Selain penguasaan aspek teknologi, mereka juga dibekali pemahaman mengenai bisnis dan operasional perbankan sehingga mampu menghadirkan solusi digital yang inovatif, memperkuat ketahanan sistem, meningkatkan efisiensi operasional, serta mendukung akselerasi transformasi Bank Jakarta secara berkelanjutan," jelas Daniel.
Kehadiran BINUS University sebagai mitra strategis semakin memperkuat komitmen Bank Jakarta dalam membangun ekosistem pengembangan talenta yang selaras dengan kebutuhan industri. Kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri diharapkan mampu melahirkan talenta digital yang adaptif, inovatif, dan siap mendukung transformasi sektor jasa keuangan.
Direktur Utama Creates by BINUS, Prof. Firdaus Alamsjah, mengatakan bahwa Transformasi digital tidak hanya membutuhkan penguasaan teknologi, tetapi juga talenta yang agile, adaptif, inovatif, dan memiliki soft skills yang kuat.
“Melalui program ini, kami berharap 17 peserta dapat mengembangkan kompetensi teknis dan manajerial secara seimbang, sekaligus memahami pentingnya inovasi produk dan layanan serta budaya korporat dalam menjawab kebutuhan industri yang terus berkembang. Kami juga mendorong para peserta untuk tidak takut bertanya dan aktif mengeksplorasi berbagai perspektif selama proses pembelajaran. Rasa ingin tahu, keberanian untuk belajar, dan kemampuan berkolaborasi merupakan bagian penting dari kesiapan talenta masa depan,” kata Prof Firdaus. (LAN)
