Final Piala Dunia 2030 Digelar di Spanyol

Trofi Piala Dunia
Sumber :
  • Instagram @fifaworldcup

VoxPop – Presiden Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF), Rafael Louzan, mengklaim bahwa final Piala Dunia 2030 akan digelar di Spanyol.

img_title Didukung Erick Thohir tapi Banyak Diprotes, Gianni Infantino Akhirnya Resmi Batalkan Rencana FIFA Jual Saham Piala Dunia

Pernyataan tersebut disampaikan meski FIFA hingga kini belum mengumumkan secara resmi stadion maupun negara tuan rumah partai puncak turnamen paling bergengsi di dunia itu.

Piala Dunia 2030 akan menjadi edisi spesial karena menandai 100 tahun penyelenggaraan turnamen tersebut. Sejumlah pertandingan peringatan akan digelar di Argentina, Paraguay, dan Uruguay, sementara Spanyol, Portugal, dan Maroko menjadi tuan rumah utama.

img_title Erick Thohir Buka Suara soal Wacana Piala Dunia 64 Tim, Indonesia Bakal Lebih Mudah Lolos?

Portugal disebut-sebut mengincar satu tempat semifinal, sedangkan Spanyol dan Maroko bersaing ketat untuk menjadi lokasi final.

Namun secara mengejutkan, Louzan secara terbuka menyatakan bahwa laga final akan berlangsung di negaranya.

img_title Erick Thohir Pasang Badan Dukung Rencana Baru FIFA, Singgung Ancaman Suspend 8 Tahun Indonesia Pasca Tragedi Kanjuruhan

“Spanyol memiliki kapasitas organisasi yang telah terbukti selama bertahun-tahun. Kami akan memimpin Piala Dunia 2030 dan final turnamen itu akan digelar di sini,” ujar Louzan kepada Asosiasi Pers Olahraga Madrid, Senin waktu setempat.

Pernyataan tersebut memicu perhatian karena FIFA secara resmi masih dalam tahap evaluasi dan belum menetapkan keputusan akhir.

Louzan juga menyinggung rival utama Spanyol, Maroko, yang menurutnya masih menghadapi sejumlah persoalan. Ia merujuk pada insiden kericuhan di tribun dan masalah dengan petugas lapangan saat final Piala Afrika, termasuk kasus penyerangan terhadap kiper cadangan Senegal oleh ball boy.

“Maroko sedang mengalami transformasi besar dengan stadion-stadion yang luar biasa, dan itu patut diapresiasi. Namun di Piala Afrika, kita juga melihat kejadian yang merusak citra sepak bola dunia,” ujarnya.

Lebih lanjut, Louzan menegaskan komitmen Spanyol untuk menjadikan Piala Dunia 2030 sebagai yang terbaik sepanjang sejarah.

“Ini adalah edisi seabad Piala Dunia. Kita harus berada di level tertinggi. Kami bekerja agar Spanyol menghadirkan Piala Dunia terbaik pada 2030,” katanya.

Meski demikian, laporan Cadena SER menyebut klaim Louzan belum mencerminkan keputusan resmi. Menurut sumber mereka, pernyataan tersebut lebih bersifat harapan pribadi ketimbang fakta, karena FIFA baru akan menentukan lokasi final setelah Piala Dunia 2026 berakhir.

Spanyol sendiri memang disebut sebagai favorit kuat untuk menggelar partai puncak, dengan Stadion Santiago Bernabeu menjadi kandidat utama. Hubungan baik Real Madrid dengan FIFA juga diyakini bisa menjadi faktor penting dalam pengambilan keputusan akhir.

Donald Trump dan Presiden FIFA Gianni Infantino

Gianni Infantino Silahkan Pilih Mundur atau Dilengserkan

Posisi Gianni Infantino sebagai Presiden FIFA kini benar-benar berada di ujung tanduk. Setelah gagal meloloskan proyek kontroversial FIFA Forward Enterprise (FFE), pria a

img_title
VoxPop.co.id
2 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut