Kutukan Piala Dunia Italia Berlanjut, Menteri Olahraga Minta Ketua Federasi Mundur
- Getty Images
“Sudah jelas bahwa sepak bola Italia harus dibangun kembali dari nol dan itu harus dimulai dari perubahan di pucuk pimpinan federasi,” kata Menteri Olahraga Italia, Abodi.
Kutukan Piala Dunia Italia Berlanjut, Menteri Olahraga Minta Ketua Federasi Mundur
- Corriere dello Sport
Namun Gravina menolak mundur dan menyatakan bahwa keputusan terkait posisinya akan dibahas dalam rapat dewan federasi pekan depan. Situasi semakin memanas setelah Gravina justru menyindir cabang olahraga lain yang menurutnya hanya bergantung pada negara, berbeda dengan sepak bola yang dianggapnya sebagai olahraga profesional.
Pernyataan itu memicu reaksi dari banyak atlet Italia, termasuk peraih medali emas Olimpiade cabang speed skating, Francesca Lollobrigida, yang menyindir lewat media sosial.
“Saya ini atlet amatir,” tulisnya secara sarkastik.
Mantan Perdana Menteri Italia Matteo Renzi juga ikut angkat bicara dan menyebut kegagalan Italia sebagai bukti bahwa sistem sepak bola negara tersebut sedang bermasalah.
“Ini bukan lelucon April Mop, sayangnya. Ini tanda bahwa sepak bola Italia telah gagal. Di negara kami, sepak bola bukan sekadar hiburan, tapi bagian dari budaya dan identitas nasional,” ujarnya.
Kegagalan lolos ke tiga Piala Dunia berturut-turut menjadi krisis terbesar dalam sejarah sepak bola Italia. Banyak pihak menilai masalah utama bukan hanya pada pelatih atau pemain, tetapi pada sistem pembinaan pemain muda, manajemen liga, serta arah kebijakan federasi yang dinilai perlu reformasi besar-besaran.
Jika tidak ada perubahan besar, bukan tidak mungkin Italia akan semakin tertinggal dari negara-negara Eropa lainnya yang kini justru berkembang pesat seperti Prancis, Inggris, hingga Jerman yang terus melakukan regenerasi pemain secara konsisten.
