Iran Murka di Piala Dunia 2026! Merasa Diperlakukan Tak Adil hingga Siap Gugat FIFA
- Dok. FIFA
Federasi Sepak Bola Iran Angkat Bicara
Federasi Sepak Bola Iran pun akhirnya angkat bicara melalui pernyataan resmi. Mereka menilai pembatasan yang diterapkan terhadap tim nasional tidak mencerminkan prinsip kesetaraan bagi seluruh peserta turnamen.
"Federasi sepak bola Iran percaya bahwa pembatasan tersebut tidak sesuai dengan prinsip memberikan kondisi yang sama bagi semua tim yang berpartisipasi dan dapat berdampak negatif pada proses persiapan tim," tulis federasi dalam pernyataannya.
"Oleh karena itu, federasi akan secara resmi menyatakan ketidakpuasannya dan mengajukan pengaduan resmi kepada FIFA melalui saluran yang sesuai. Terlepas dari keterbatasan ini, tim nasional Iran akan melanjutkan program persiapannya dan tetap fokus sepenuhnya pada pertandingan mendatang melawan Belgia."
Di balik polemik tersebut, ketegangan diplomatik antara Amerika Serikat dan Iran disebut menjadi faktor utama yang memengaruhi keberadaan Team Melli selama Piala Dunia 2026.
Sejumlah laporan menyebut pemerintah AS memberikan visa kepada pemain dan staf pelatih Iran dengan syarat khusus, termasuk larangan bermalam di wilayah Amerika Serikat. Akibatnya, Iran harus terus bolak-balik dari markas mereka di Tijuana menuju kota-kota penyelenggara pertandingan di AS.
Situasi ini belum pernah terjadi pada edisi Piala Dunia sebelumnya dan saat ini tengah menjadi salah satu isu paling kontroversial sepanjang turnamen 2026 berlangsung.
