Virgil van Dijk Bongkar Kekuatan Sebenarnya Belanda Setelah Pecundangi Swedia 5-1

Kapten Timnas Belanda Virgil van Dijk
Sumber :
  • REUTERS/Issei Kato

Saat itu, Belanda dua kali berada di posisi unggul sebelum Daichi Kamada menyelamatkan Jepang dan memaksa pertandingan berakhir sama kuat. Meski hasil tersebut mengecewakan, Van Dijk menilai banyak pihak terlalu meremehkan kualitas Samurai Biru.

img_title Timnas Indonesia Tak Bisa Ditaklukkan, Piala Dunia 2030 Roberto Mancini Ingin Kembalikan Kejayaan Italia

Penilaian itu semakin terbukti setelah Jepang membungkam Tunisia empat gol tanpa balas pada pertandingan kedua. Hasil tersebut memperpanjang tren impresif Jepang yang kini tidak terkalahkan dalam sembilan pertandingan terakhir dengan tujuh kemenangan.

Dua kemenangan paling mencolok bahkan diraih saat mereka mengalahkan Brasil dengan skor 3-2 dan menundukkan Inggris 1-0.

img_title FIFA Buka Investigasi terhadap Federasi Sepak Bola Argentina dan Sejumlah Pemain usai Kericuhan Final Piala Dunia 2026

“Saya rasa dunia luar sedikit meremehkan Jepang. Mereka adalah tim yang sangat bagus. Pertandingan itu memang selalu akan sulit. Reaksi setelah laga tersebut menurut saya agak berlebihan. Saya tidak ingin menyebutnya tidak menghormati, tetapi Jepang memang tim yang kuat," kata pemain yang telah mengoleksi 94 penampilan bersama tim nasional Belanda itu.

Persaingan Grup F pun masih terbuka lebar. Belanda dan Jepang sama-sama mengoleksi empat poin, sementara Swedia menguntit dengan tiga poin. Artinya, pertandingan terakhir akan menjadi penentu siapa yang berhak melaju ke fase gugur dan siapa yang harus angkat koper lebih cepat.

img_title Bukan Cuma UEFA, Perdana Menteri Inggris Kritik Rencana Investasi FIFA: Piala Dunia Bukan Barang Dagangan

Klasemen Sementara Grup F Piala Dunia 2026

  1. Belanda: Main 2 kali, Menang 1, Seri 1, Kalah 0, Gol Memasukkan 7, Gol Kemasukan 3, Selisih Gol +4, Poin 4.
  2. Jepang: Main 2 kali, Menang 1, Seri 1, Kalah 0, Gol Memasukkan 6, Gol Kemasukan 2, Selisih Gol +4, Poin 4.
  3. Swedia: Main 2 kali, Menang 1, Seri 0, Kalah 1, Gol Memasukkan 6, Gol Kemasukan 6, Selisih Gol 0, Poin 3.
  4. Tunisia: Main 2 kali, Menang 0, Seri 0, Kalah 2, Gol Memasukkan 1, Gol Kemasukan 9, Selisih Gol -8, Poin 0.
Donald Trump dan Presiden FIFA Gianni Infantino

Gianni Infantino Silahkan Pilih Mundur atau Dilengserkan

Posisi Gianni Infantino sebagai Presiden FIFA kini benar-benar berada di ujung tanduk. Setelah gagal meloloskan proyek kontroversial FIFA Forward Enterprise (FFE), pria a

img_title
VoxPop.co.id
2 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut