Deretan 'Dosa' Hong Myung-bo yang Bikin Publik Murka usai Timnas Korea Tersingkir dari Piala Dunia

Tayangan asli konferensi pers Pelatih Hong Myung-bo yang disiarkan Televisi Nasional Korsel, KBS. Tanpa Diblur
Sumber :
  • KBS WORLD News

VoxPop –Dua perwakilan Asia yakni Jepang dan Korea Selatan harus tersingkir dari perhelatan Piala Dunia. Sebagaimana diketahui, tim nasional (timnas) Korea Selatan gagal setelah hanya meraih tiga point dari laga fase grup.

img_title Jepang Turunkan Pemain Bintang di Asian Games 2026, Timnas Voli Putri Indonesia Wajib Waspada

Sementara itu, Jepang juga harus terhenti di babak 32 besar setelah kalah dari Brazil 1-2 dalam laga yang digelar pada Selasa 30 Juni kemarin. Meski sama-sama gagal membawa negaranya melangkah ke babak selanjutnya di piala dunia, namun nasib pelatih dari kedua negara tersebut begitu berbanding terbalik.

Pelatih timnas Korea Selatan, Hong Myung-bo mendapat kritik keras dari warga Korea Selatan. Dia bahkan mengundurkan diri dari jabatan pelatih timnas setelah gagal membawa timnas Korea Selatan ke babak selanjutnya. Sementara itu, pelatih timnas Jepang Hajime Moriyasu justru mendapat dukungan dari berbagai pihak termasuk Asosiasi Sepak Bola Jepang.

img_title Didukung Erick Thohir tapi Banyak Diprotes, Gianni Infantino Akhirnya Resmi Batalkan Rencana FIFA Jual Saham Piala Dunia

Kritik keras terhadap Hong Myung-bo sendiri bukan tanpa alasan. Ada banyak hal yang membuat mantan pelatih timnas Korea Selatan itu panen kritikan. Lantas apa saja? Berikut ini rangkumannya melansir dari berbagai sumber. 

1. Pengangkatan Hong Myung-bo Disebut Tak Transparan

img_title AFC Nyatakan Solidaritas untuk UEFA dan CONCACAF, Tolak Rencana FIFA Jual Saham Piala Dunia

Melansir laman BBC Internasional, Jumat 3 Juli 2026, Sebenarnya, Hong tidak diperkirakan akan kembali memimpin tim nasional Korea Selatan kali ini. Pendahulunya, Jurgen Klinsmann, yang baru menjabat kurang dari satu tahun, dipecat setelah dianggap gagal memenuhi ekspektasi meski berhasil membawa Korea Selatan hingga babak semifinal Piala Asia AFC 2023.

Saat itu, sejumlah nama pelatih ternama disebut masuk dalam daftar kandidat, termasuk Jesse Marsch, yang kini melatih tim nasional Kanada dan dinilai sebagai salah satu calon terkuat.

Namun, Hong akhirnya yang dipilih. Pada saat itu, muncul dugaan bahwa sejumlah petinggi Asosiasi Sepak Bola Korea (KFA), termasuk ketuanya Chung Mong-gyu, seorang pengusaha Korea Selatan dari keluarga Hyundai, secara pribadi lebih menginginkan Hong sebagai pelatih. Bahkan, beredar anggapan bahwa salah satu alasan dukungan tersebut adalah karena keduanya merupakan alumni universitas yang sama.

Kontroversi semakin memanas setelah Park Joo-ho, mantan pemain timnas sekaligus anggota komite KFA yang bertugas merekomendasikan calon pelatih, menuding proses penunjukan Hong tidak dilakukan sesuai prosedur.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut