Kacau! FIFA Terang-terangan Lakukan Kecurangan untuk Amerika, Pelatih Norwegia Ngamuk!

striker Timnas Amerika Serikat, Folarin Balogun
Sumber :
  • IMAGN IMAGES via Reuters/Steven Bisig

VoxPop – Keputusan FIFA membatalkan hukuman larangan bermain untuk striker Timnas Amerika Serikat, Folarin Balogun, terus menuai kecaman. Kali ini, pelatih Timnas Norwegia, Stale Solbakken, melontarkan kritik pedas dan menyebut FIFA telah membuat kesalahan besar.

img_title Didukung Erick Thohir tapi Banyak Diprotes, Gianni Infantino Akhirnya Resmi Batalkan Rencana FIFA Jual Saham Piala Dunia

Balogun sebelumnya diganjar kartu merah saat Amerika Serikat mengalahkan Bosnia dan Herzegovina 2-0 di babak gugur Piala Dunia 2026. Sesuai aturan, kartu merah tersebut seharusnya membuat sang striker menjalani hukuman larangan bermain satu pertandingan.

Namun situasi berubah drastis setelah FIFA membatalkan skorsing otomatis tersebut. Balogun kini hanya dikenai masa percobaan selama satu tahun sehingga tetap bisa memperkuat Amerika Serikat saat menghadapi Belgia di babak 16 besar.

img_title Erick Thohir Pasang Badan Dukung Rencana Baru FIFA, Singgung Ancaman Suspend 8 Tahun Indonesia Pasca Tragedi Kanjuruhan

Keputusan itu disebut-sebut terjadi setelah Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, meminta Presiden FIFA Gianni Infantino untuk meninjau kembali kartu merah Balogun.

Langkah FIFA tersebut langsung memicu kontroversi di dunia sepak bola. Solbakken menjadi salah satu sosok yang paling keras mengecam keputusan tersebut. Menurut pelatih yang sukses membawa Norwegia menyingkirkan Brasil itu, FIFA telah mencederai prinsip keadilan dalam sepak bola.

img_title AFC Nyatakan Solidaritas untuk UEFA dan CONCACAF, Tolak Rencana FIFA Jual Saham Piala Dunia

"Saya pikir ini adalah kesalahan besar dari FIFA. VAR sudah menilai itu kartu merah, wasit juga mengusir pemain, artinya dia harus menjalani hukuman satu pertandingan," kata Solbakken.

Pelatih berusia 58 tahun itu bahkan berulang kali menyebut keputusan FIFA sebagai sesuatu yang buruk. "Buruk, buruk, buruk, buruk, buruk. Ini keputusan yang sangat buruk," tegasnya.

Solbakken juga memperingatkan bahwa kemenangan Amerika Serikat akan selalu diperdebatkan apabila berhasil menyingkirkan Belgia dengan Balogun berada di lapangan.

Menurutnya, kasus ini bisa menjadi preseden berbahaya bagi turnamen-turnamen berikutnya.

"Bagaimana jika Balogun mencetak gol atau tampil luar biasa lalu Amerika Serikat menang? Belgia pasti akan sangat marah. Lalu bagaimana dengan kartu merah berikutnya? Apakah semuanya bisa dibatalkan seperti ini? Itu tidak baik untuk olahraga ini," ujarnya.

Sebelumnya, Federasi Sepak Bola Belgia (RBFA) juga telah melayangkan protes resmi kepada FIFA. Mereka mengaku terkejut dengan keputusan tersebut dan sedang mempelajari berbagai langkah yang bisa ditempuh demi menjaga prinsip fair play di Piala Dunia 2026.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut