FIFA Resmi Ambil Keputusan, Timnas Inggris Bakal Sial jika Jumpa Argentina di Semifinal Piala Dunia 2026

Jarell Quansah di Timnas Inggris
Sumber :
  • REUTERS/Paul Childs

VoxPop – Timnas Inggris harus menerima kabar buruk menjelang duel melawan Norwegia pada babak perempat final Piala Dunia 2026. Sebab, Jarell Quansah resmi mendapatkan hukuman berat dari FIFA.

img_title PPATK Temukan 6 Juta Transaksi Judi Online Terkait Piala Dunia 2026

The Three Lions akan kembali berlaga di Piala Dunia 2026 pada Minggu (12/7/2026) dini hari WIB. Mereka akan bermain menghadapi Norwegia di Hard Rock Stadium, Miami pada Minggu (12/7/2026) pagi WIB.

Inggris melakoni laga ini setelah menang susah payah atas Meksiko. Mereka harus mengalahkan tuan rumah Meksiko dengan skor 3-2 di Azteca.

img_title Gianni Infantino Didesak Mundur sebagai Presiden FIFA, PSSI dan Erick Thohir Resmi Nyatakan Dukungan

Jarell Quansah menerima kartu merah dalam pertandingan itu. Tekelnya kepada Jesus Gallardo berujung kepada kartu merah langsung pada menit ke-54.

Biasanya, hukuman untuk kartu merah langsung adalah satu pertandingan. Namun, Quansah resmi mendapatkan hukuman dua laga, sebagaimana keputusan FIFA terkini.

img_title Dibantai Vietnam 0-3, Justin Hubner Sebut Piala AFF Bukan Turnamen Resmi FIFA, Media Vietnam Balas Gini

Sebagaimana dilaporkan oleh Sky Sports, Quansah dinilai telah melanggar artikel 14 dalam kode etik FIFA. Atas putusan ini, Inggris tidak akan diperbolehkan untuk melakukan banding.

Kartu merah Quansah sudah menjadi sesuatu yang merepotkan untuk pelatih Thomas Tuchel. Namun, kini semakin menjadi sulit karena jika Inggris lolos ke semifinal, maka The Three Lions tetap tidak diperkuat oleh Quansah.

Jika berhasil mengalahkan Norwegia di perempat final, maka The Three Lions kemungkinan besar akan menghadapi Argentina. Namun, Albiceleste juga perlu mengalahkan Swiss dalam laga perempat final.

Tuchel kini kekurangan opsi untuk pos bek kanan. Reece James telah absen sejak mengalami cedera hamstring pada laga kedua melawan Ghana di fase grup yang berakhir imbang tanpa gol.

Dia masih memiliki Djed Spence, namun sang bek kanan Tottenham Hotspur baru dinyatakan bugar sesaat sebelum laga kontra Meksiko. Dia juga sebelumnya menepi karena cedera.

Sementara itu, putusan untuk Quansah berbanding terbalik dengan yang terjadi sebelumnya di turnamen ini. FIFA sebelumnya sempat menangguhkan kartu merah untuk Folarin Balogun yang diusir ketika membawa Amerika Serikat mengalahkan Bosnia dan Herzegovina.

Balogun kemudian tetap bermain di laga kontra Belgia seiring dengan telepon Donald Trump kepada Presiden FIFA, Gianni Infantino. Namun, Amerika Serikat tetap tersingkir usai kalah telak dengan skor 1-4.

Pemain Ajax Amsterdam, Jordan Henderson

Photo :
  • AP Photo/Peter Dejong

Selain ketiadaan Quansah, Inggris juga telah kehilangan satu pemain lainnya. Jordan Henderson harus menjalani operasi setelah mengalami cedera dalam perayaan kemenangan atas Meksiko.

Sebagaimana dilaporkan oleh ESPN, sang gelandang Brentford akan tetap bersama skuad Timnas Inggris di turnamen ini. Meski alami cedera parah hingga dioperasi, dia mungkin masih bisa tersedia sebelum turnamen berakhir. (rda)

Press Conference Road to Final Piala Presiden 2026

Panitia Piala Presiden 2026 Jawab Kritik Igor Tolic: Aturan 72 Jam Tak Berlaku untuk Turnamen Ini

Panitia Piala Presiden 2026 merespons kritik yang disampaikan pelatih Persib Bandung, Igor Tolic, terkait waktu istirahat timnya yang dinilai kurang dari 72 jam.

img_title
VoxPop.co.id
5 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut