Argentina Terancam Disanksi FIFA usai Kalahkan Inggris 2-1 dan Tembus Final Piala Dunia 2026
- REUTERS/Amanda Perobelli
VoxPop – Timnas Argentina berhasil menembus final Piala Dunia 2026 dengan mengalahkan Inggris 2-1. Namun, mereka terancam disanksi oleh FIFA imbas perayaan setelah laga.
Duel di Mercedes-Benz Stadium, Atlanta pada Kamis (16/7/2026) dini hari tadi WIB berlangsung dengan sengit sejak babak pertama. Kebuntuan baru terpecahkan di awal babak kedua melalui Anthony Gordon dari Inggris.
Namun, Argentina membalikkan keadaan di menit-menit akhir. Lionel Messi gagal mencetak gol namun menciptakan assist untuk Enzo Fernandez dan Lautaro Martinez yang menegaskan kemenangan 2-1.
Duel Argentina vs Inggris
- IMAGN IMAGES via Reuters/Nathan Ray Seebeck
Berkat kemenangan ini, Argentina melaju ke final Piala Dunia 2026 untuk menantang Spanyol. Sedangkan Inggris akan melawan Prancis dalam duel perebutan peringkat ketiga.
Namun begitu, La Albiceleste terancam kena sanksi FIFA karena selebrasi para pemain. Mereka terlihat membentangkan spanduk bertuliskan “Las Malvinas son Argentinas” dalam perayaan.
Itu berarti “Kepulauan Falkland adalah milik Argentina”. Ini merupakan pesan yang berbau politis dan bisa dipermasalahkan FIFA.
Untuk diketahui, Kepulauan Falkland adalah daerah di luar teritorial Britania yang terletak di barat daya Samudra Atlantik. Ini masih menjadi sengketa antara Britania dan juga Argentina.
Kedua negara berperang untuk Kepulauan Falkland pada 1982 di bulan April hingga Juni pada tahun itu. Konflik selama 74 hari itu menelan 655 korban jiwa dari pihak Argentina dan 255 orang dari Britania, tiga orang kepualuan tersebut juga meninggal dunia, menurut laporan dari BBC.
Pesan yang dibentangkan oleh para pemain Argentina seusai laga diprediksi akan berujung sanksi. Sebab, FIFA melarang pesan-pesan bernada politis di atas lapangan hijau, terlebih di ajang Piala Dunia.
Pada 2014, FIFA pernah mendenda Federasi Sepak Bola Argentina (AFA) senilai 20 ribu poundsterling. Hal ini terjadi setelah para pemain membentangkan spanduk dengan pesan yang sama sebelum duel persahabatan melawan Slovenia.
Sementara itu, Wakil Presiden Argentina, Victoria Villarruel, mengakui bahwa laga itu bukanlah pertandingan biasa. Dia menekankan kembali bahwa Kepulauan Falkland, atau yang dinamai Malvinas oleh Argentina, adalah milik Argentina.
“Itu bukanlah laga biasa,” katanya di media sosial X. “Kepulauan Falkland itu milik Argentina. Dia melarang untuk membawanya ke stadion dan lupa bahwa kami membawanya dalam darah dan hati kami,” sambungnya.
