Lionel Scaloni Balas Tuduhan Miring soal Argentina di Piala Dunia 2026: Itu Bukan Arogansi, tapi Hati!
- REUTERS/Paul Childs
VoxPop – Pelatih Timnas Argentina, Lionel Scaloni, merespons tudingan miring yang dilimpahkan kepada timnya. Albiceleste kembali meraih kemenangan di Piala Dunia 2026.
Argentina berhasil menembus final Piala Dunia 2026 pada Kamis (16/7/2026) dini hari WIB. Mereka meraih kemenangan dengan skor 2-1 atas Inggris di Mercedes-Benz Stadium, Atlanta.
Duel berlangsung sengit, dengan keran gol baru dibuka di awal babak kedua melalui Anthony Gordon. Namun, Argentina berbalik unggul di menit-menit akhir berkat Enzo Fernandez dan Lautaro Martinez.
Lionel Messi tidak menciptakan gol untuk dua laga beruntun di Piala Dunia 2026. Namun, sang penyerang megabintang berhasil mencatatkand ua assist untuk Fernandez dan Martinez.
Ini menjadi laga final kedua secara beruntun bagi Argentina di bawah asuhan Lionel Scaloni. Sebagai pengingat, pada empat tahun lalu di Qatar, mereka keluar sebagai juara setelah mengalahkan Prancis lewat adu penalti.
Scaloni pun mengutarakan kebahagiaannya atas kesuksesan tim asuhannya. Mereka kerap berada dalam tekanan di tiga laga fase knockout, namun selalu berhasil membalikkan keadaan pada akhirnya.
“Saya kehabisan kata-kata. Saya sangat bahagia untuk tim, untuk orang-orang kami; mereka tidak pernah berhenti membuat saya kagum,” kata Scaloni seusai laga, dikutip dari media Argentina, La Capital.
“Sulit untuk mencoba menjelaskan apa yang ditunjukkan para pemain. Kami benar-benar unik. Orang-orang inilah yang membawa kami menuju kemenangan,” tambahnya.
Banyak tuduhan miring mengenai permainan Argentina di sepanjang Piala Dunia 2026. Namun, Scaloni menegaskan bahwa itu adalah bentuk keunikan dari anak-anak asuhannya yang bermain dengan hati, bukan arogansi seperti yang dituduhkan.
“Kami unik, dan itu tidaklah arogan. Itu dari hati,” tukas eks bek Lazio tersebut dalam pernyataannya.
Dia juga menyatakan terima kasihnya kepada para pemain yang memutuskan untuk terus berjuang hingga akhir. Mentalitas dari para pemain menuai pujian, tak terkecuali dari sang pelatih.
“Kita harus berterima kasih kepada para pemain. Sulit untuk mengungkapkan dengan kata-kata apa yang telah dicapai oleh kelompok ini,” lanjut Scaloni.
“Kami akan mencoba memenangkan final, tetapi apa yang telah mereka capai sungguh luar biasa. Saya sangat berterima kasih kepada para pemain. Tanpa mereka, ini tidak mungkin,” katanya.
