Kabar Buruk Lamine Yamal Usai Bawa Spanyol ke Final Piala Dunia 2026, Rumahnya Jadi Sasaran Perampok

Lamine Yamal
Sumber :
  • REUTERS/Claudia Greco

VoxPop – Kabar mengejutkan datang dari bintang muda Timnas Spanyol, Lamine Yamal, di tengah euforia keberhasilan negaranya melaju ke final Piala Dunia 2026. Rumah pemain Barcelona tersebut dilaporkan menjadi sasaran percobaan perampokan hanya beberapa jam setelah Spanyol menyingkirkan Prancis di babak semifinal.

img_title Prancis Tolak Spanyol Keluar dari Perjanjian Schengen, Ini Alasannya!

Insiden itu terjadi ketika Yamal masih berada di Amerika Serikat bersama skuad Spanyol. Saat itu, La Roja baru saja memastikan tiket ke final usai menaklukkan Prancis dengan skor 2-0 dalam pertandingan yang berlangsung di Texas.

Kemenangan tersebut mengantarkan Spanyol kembali ke partai puncak turnamen terbesar dunia. Gol kemenangan La Roja dicetak oleh Mikel Oyarzabal dan Pedro Porro, sementara Yamal tampil penuh sepanjang pertandingan dan kembali menjadi salah satu pemain paling menonjol.

img_title Bentrokan Imigran di Ceuta, PM Spanyol Sebut Pemerintah Eropa Egois dan Memecah Belah

Namun, di balik keberhasilan tersebut, Yamal justru menerima kabar yang tidak menyenangkan. Berdasarkan laporan media Spanyol, El Español, kediamannya di Barcelona menjadi target aksi kriminal ketika sang pemain sedang menjalankan tugas bersama tim nasional.

Beruntung, upaya para pelaku tidak berhasil. Sistem keamanan yang menjaga rumah Yamal disebut mampu mendeteksi keberadaan orang mencurigakan sebelum aksi perampokan terjadi.

img_title Ratusan Imigran Maroko Bentrok dengan Aparat Gegara Terobos Perbatasan Spanyol

Laporan itu menyebut petugas keamanan melihat dua orang bertudung berada di sekitar area tembok rumah. Setelah situasi dianggap mencurigakan, alarm keamanan langsung diaktifkan sehingga para pelaku gagal melancarkan aksinya.

Kepolisian setempat kini dikabarkan telah membuka penyelidikan untuk mengidentifikasi pelaku dan mengungkap motif di balik percobaan perampokan tersebut. Hingga kini belum ada laporan mengenai kerugian maupun barang berharga yang berhasil dibawa kabur.

Kasus yang menimpa Yamal menambah panjang daftar pesepak bola elite yang menjadi sasaran aksi kriminal saat sedang membela klub atau tim nasional di luar kota maupun luar negeri. Dalam beberapa tahun terakhir, rumah sejumlah pemain papan atas Eropa memang kerap menjadi target karena pelaku mengetahui pemilik rumah sedang tidak berada di tempat.

Masih menurut laporan yang sama, dua rekan setim Yamal di Barcelona, yakni Pau Cubarsí dan Joan García, juga pernah mengalami kejadian serupa pada Februari lalu. Insiden tersebut kembali memunculkan kekhawatiran mengenai keamanan para pesepak bola profesional beserta keluarganya.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut