Deretan Kejutan Dalam Sejarah Piala Dunia: Sensasi Korut dan Korsel hingga Tangisan Brasil

Brasil vs Jerman di semifinal Piala Dunia 2014
Sumber :
  • Tangkapan layar

Pada kejuaraan yang dihelat di Inggris, Korut tergabung di Grup 4 bersama dengan Uni Siviet, Italia, dan Chile.

img_title Prabowo Ajak Klub hingga Media Bersatu Wujudkan Mimpi Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030

Di luar dugaan, Korut mampu tampil apik dengan lolos ke babak 16 besar. Tapi, kejutannya bukan hanya itu.

Kejutan terbesar Korut adalah mengalahkan Timnas Italia di laga terakhir fase grup sekaligus memastikan tiket ke perempat final. Pak Doo-ik jadi pahlawan Korut lewat gol tunggalnya di menit 42.

img_title Pesan Prabowo di Kongres PSSI 2026: Negara Tak Boleh Mematikan Mimpi Anak Indonesia Bela Timnas

Sayang, langkah mereka terhenti di 8 besar setelah tumbang dari Portugal 3-5.

5. Jerman Barat Kalahkan Hungaria di Final Piala Dunia 1954 Swiss

img_title Didukung Erick Thohir tapi Banyak Diprotes, Gianni Infantino Akhirnya Resmi Batalkan Rencana FIFA Jual Saham Piala Dunia

Ini menjadi salah satu kejutan yang hadir pada edisi 1954. Timnas Hungaria yang digadang bakal menjadi juara justru menangis di final usai dikalahkan Jerman Barat.

Saat itu, Hungaria merupakan tim yang paling ditakuti dengan sederet pemain mulai dari Ferenc Puskas, Nandor Hidegkuti, hingga Sandor Peter Kocsis. Mereka juga memiliki rekor 31 laga tak terkalahkan.

Tapi, bukan Piala Dunia namanya jika tak menghadirkan cerita. Mendominasi Grup 2 dengan finis sebagai juara grup, Hungaria pede melangkah ke laga pamungkas.

Benar saja, itu terwujud dan mereka kembali menghadapi Jerman Barat yang sebelumnya mereka kalahkan 8-3 di fase grup.

Nyatanya, yang terjadi tak demikian. Hungaria dibuat merana oleh Jerman Barat dan harus merelakan trofi Piala Dunia ke tangan Jerman Barat setelah kalah 2-3 di final. Setelahnya, performa Hungaria menurun.

6. Timnas Belanda Akhiri Dominasi Timnas Spanyol di Piala Dunia 2014 Brasil

Sebelum Piala Dunia 2014, Timnas Spanyol menjadi tim yang mendominasi gelaran internasional. Mereka menjuarai Euro 2008 dan 2012 serta menjadi juara Piala Dunia 2010.

Namun, dominasi itu akhirnya runtuh pada 2014. Tepat di laga perdana Grup B melawan Belanda.

Tanpa diduga-duga, Tim Matador dihajar Belanda dengan skor 1-5 pada laga perdana. Kekalahan itu tampaknya memberi efek kejut ke Sergio Ramos cs sehingga mereka kembali kalah 0-2 dari Chile di laga kedua.

Meski menang 3-0 atas Australia di laga terakhir, tapi itu tak cukup mmenyelamatkan nyawa La Furia Roja di edisi 2014. Sekali lagi, juara bertahan harus tersingkir lebih awal.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut