Ditanya Soal LGBT, Neymar: Kami Hanya Mencintai Wanita

Penyerang Timnas Brasil, Neymar.
Sumber :
  • AP Photo/Darko Vojinovic

VoxPop Bola  –  Isu mengenai LGBT mencuat di Piala Dunia 2022. Timnas Inggris, Wales, Belanda, Swiss, Jerman hingga Denmark yang bersikukuh ingin mengenakan ban kapten pelangi serta bertulisan 'One Love'.

img_title Prabowo Ajak Klub hingga Media Bersatu Wujudkan Mimpi Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030

Seperti pada pertandingan sebelumnya, Timnas Jerman melakukan aksi protes dengan berpose menutup mulut, sebagai bentuk protes kepada Pemerintah Qatar dan FIFA terkait larangan tersebut serta tidak diperbolehkannya komunitas LGBT datang ke Qatar.

Pemain Timnas Jerman protes atas larangan ban kapten One Love oleh FIFA

Photo :
  • AP Photo/Ricardo Mazalan
img_title Pesan Prabowo di Kongres PSSI 2026: Negara Tak Boleh Mematikan Mimpi Anak Indonesia Bela Timnas

Sementara Timnas Denmark mengancam akan mengundurkan diri di Piala Dunia 2022, jika pemerintah Qatar dan FIFA masih memberlakukan peraturan tersebut. Pasalnya komunitas LGBT merupakan hak asasi manusia, itu yang disampaikan Federasi Sepakbola Denmark.

Terkait hal ini, bintang Timnas Brasil, Neymar sempat ditanya dalam konferensi pers. Dilansir berbagai sumber, pemain Paris Saint-Germain ini memiliki jawaban simpel dan berkelas saat ditanya soal LGBT.

img_title Viral Video Wanita Tertabrak Kereta di Kembangan Jakbar, Diduga Gegara Pakai Headset

"Di tim nasional (Brasil), kami hanya mencintai wanita," kata Neymar.

Hal ini sejalan dengan kapten Portugal, Cristiano Ronaldo. CR7 memilih menolak menggunakan ban kapten LGBT dan lebih memilih menghormati peraturan pemerintah Qatar dan FIFA, pasalnya di negara tersebut dihuni oleh mayoritas umat muslim.

Nasib Miris Neymar
Neymar sendiri memiliki nasib miris di Piala Dunia 2022. Neymar bersama dengan Danilo menjadi tumbal dari kemenangan 2-0 Seleccao atas Timnas Serbia pada laga perdananya di Grup G. Keduanya dipastikan menderita cedera engkel.

Penggawa Paris Saint-Germain itu bahkan sampai menangis saat meninggalkan lapangan. Dia takut kariernya di Piala Dunia 2022 telah tamat lebih dini akibat cedera tersebut.

Hasil pemeriksaan pun menunjukkan dia harus beristirahat dulu, setidaknya hingga fase grup berakhir. Dia dipastikan melewatkan laga kontra Swiss dan Kamerun.

Gianni Infantino dan Erick Thohir

Gianni Infantino Didesak Mundur sebagai Presiden FIFA, PSSI dan Erick Thohir Resmi Nyatakan Dukungan

PSSI melalui Ketua Umum Erick Thohir terus menyatakan dukungan kepada Gianni Infantino untuk tetap menjabat sebagai Presiden FIFA di tengah desakan terhadapnya.

img_title
VoxPop.co.id
5 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut