Tolak Israel di Piala Dunia U-20, Aji Mumpung Naikkan Elektabilitas Tak Tepat Sasaran

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mengimbau warga agar tak lagi membunyikan mercon.
Sumber :
  • tvOne/ Teguh Joko Sutrisno

VoxPop Bola – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo ramai diperbincangkan lantaran menolak Timnas Israel tampil di Piala Dunia U-20 yang bakal diselenggarakan di Indonesia.

img_title Gianni Infantino Didesak Mundur sebagai Presiden FIFA, PSSI dan Erick Thohir Resmi Nyatakan Dukungan

Penolakan Ganjar tersebut bukan tanpa alasan, Ganjar menyatakan bahwa penolakan ini sebagai wujud komitmen bersama mendukung kemerdekaan negara Palestina sesuai amanat Presiden Pertama Republik Indonesia Ir. Soekarno.

Pengamat Politik Citra Institute dan Dosen Ilmu Pemerintahan di Universitas Sutomo, Serang, Banten Efriza melihat pernyataan Ganjar salah langkah dan tak tepat sasaran.

img_title Prabowo Ajak Klub hingga Media Bersatu Wujudkan Mimpi Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo

Photo :
  • Istimewa

“Sikap penolakan ini tak tepat sasaran dan mengesankan Ganjar tak mengerti alur proses pembuatan kebijakan atau keputusan, karena Indonesia yang mengajukan diri sebagai calon tuan rumah Piala Dunia U-20, disana Presiden Jokowi juga yang membuat surat pernyataan tak akan ada diskriminasi.” ujar Efriza.

img_title Pesan Prabowo di Kongres PSSI 2026: Negara Tak Boleh Mematikan Mimpi Anak Indonesia Bela Timnas

Seperti diketahui, Tim Israel adalah salah satu peserta yang lolos untuk mengikuti kompetisi. Piala Dunia U-20 yang semestinya berlaga tahun 2021 namun diundur menjadi tahun 2023 ini siapa yang tahu nasib Israel. Israel lolos sebagai Runner-Up sehingga tidak bisa diganggu gugat dan pemerintah pun juga tidak bisa disalahkan atas keputusannya.

“Ganjar terlihat coba mengambil momentum menaikkan elektabilitas malah blunder. Ditambah, komentar Ganjar dengan argumentasi membawa nama Presiden Soekarno dan dukungan terhadap Palestina sekedar diucapkan tanpa substantif yang jelas dan beda konteks. Setelah itu, malah Ganjar dalam berkomentar ‘lempar batu sembunyi tangan’ dengan menyerahkan keputusan kepada Pemerintah dan PSSI.” tambahnya.

Persepsi publik juga akan menilai negatif Ganjar karena melihat kecerdasan dalam komentar Gibran yang menyatakan kenapa tidak dari dulu protes, tentu akan mempengaruhi penilaian publik. 

“Ganjar hanya jago media sosial tapi amat diragukan pemahamannya, komitmennya terhadap sebuah kebijakan. Bagi warga Jawa Tengah juga malah terbelah penilaiannya akibat perang komentar antara Gibran dan Ganjar.” kata dia.

Kepala PPATK, Ivan Yustiavandana

PPATK Temukan 6 Juta Transaksi Judi Online Terkait Piala Dunia 2026

Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menemukan bahwa momentum Piala Dunia 2026 dimanfaatkan oleh jaringan judi online untuk taruhan sepak bola.

img_title
VoxPop.co.id
5 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut