VoxPop RePlay 2022: Kontroversi LGBT Guncang Piala Dunia 2022, Timnas Jerman Kena 'Azab'
- AP Photo/Ricardo Mazalan
VoxPop Bola – Piala Dunia 2022 merupakan event yang pastinya tak terlupakan di tahun ini. Timnas Argentina mengakhiri penantian 36 tahun juara usai mengalahkan Prancis di partai final.
Selain soal teknis, ada hal lain yang menjadi topik hangat pembicaraan selama Piala Dunia 2022. Tak lain mengenai kontroversi LGBT.
Posisi Qatar sebagai negara Muslim dengan tegas melarang LGBT. Hal ini ternyata ditentang sebagian negara peserta.
VoxPop merangkum mengenai kontroversi LGBT sepanjang Piala Dunia 2022 lewat VoxPop Replay 2022 berikut ini:
1. Tujuh Negara Berniat Menggunakan Ban Kapten One Love
Ban kapten One Love - ban kapten pelangi - ban kapten LGBT
Ada tujuh negara yang berniat menggunakan ban kapten One Love yang menandakan atau sebagai simbol bentuk dukungan untuk LGBT.
Hal tersebut dilakukan sebagai protes karena Qatar sebagai tuan rumah Piala Dunia 2022 melarang segala bentuk yang berkaitan dengan LGBT. Keenam negara tersebut adalah Jerman, Wales, Belgia, Denmark, Inggris, Belanda, dan Swiss.
Ketujuh peserta Piala Dunia 2022 itu akhirnya tunduk dengan kebijakan FIFA yang melarang pemakaian ban kapten One Love di Qatar.
FIFA menyatakan akan menjatuhkan sanksi olahraga berupa kartu kuning dari wasit hingga memerintahkan official ke ruang ganti untuk mencopot ban kapten One Love jika ketujuh timnas itu tetap memaksa memakai atribut tersebut.
2. Pose Tutup Mulut Timnas Jerman
Aksi tutup mulut Timnas Jerman menjadi salah satu momen tak terlupakan di Piala Dunia 2022.
Pemain Timnas Jerman protes atas larangan ban kapten One Love oleh FIFA
- AP Photo/Eugene Hoshiko
Manuel Neuer dan kawan-kawan melakukannya saat akan memulai laga melawan Timnas Jepang di Khalifa International Stadium, Doha, Qatar pada Rabu malam WIB 23 November 2022.
Saat foto tim sebelum memulai laga Grup E Piala Dunia 2022 itu, para pemain utama Jerman serempak menutup sebagian wajahnya dengan tangan. Itu adalah indikasi adanya pembungkaman dari FIFA.
Terkait pose tutup mulut Timnas Jerman, akun Twitter resmi federasi sepak bola Jerman (DFB) sebelumnya telah mengabarkan bahwa pose tersebut merupakan bentuk protes terhadap larangan mengenakan ban kapten One Love.
Entah ada hubungannya atau tidak, Jerman kalah 1-2 dari Jepang dalam duel tersebut. Tim besutan Hansi Flick akhirnya gagal lolos dari penyisihan grup.
