Penasaran sama Bank Digital ala Gojek
- Kr-Asia
Grab dan Singtel pertama kali membentuk konsorsium pada Desember 2019 untuk mengajukan izin bank digital. Grab memiliki 60 persen, sementara Singtel memegang 40 persen saham. Konsorsium tersebut bertujuan untuk meluncurkan bank digital pada awal 2022.
"Kemitraan strategis ini akan fokus melayani konsumen dan bisnis kecil, yang dimulai dengan professional, manager, executive and technician (PMET) muda yang kekurangan waktu, pekerja dengan pendapatan fleksibel, serta UMKM yang terbatas ke akses pembiayaan," demikian keterangan resmi Grab.
Bank digital menjadi salah satu solusi bagi masyarakat untuk mendapat layanan perbankan lewat ponsel pintar; sehingga tak perlu selalu pergi ke ATM ataupun kantor cabang. Selain karena faktor kemudahan, bank digital juga menjadi pilihan karena biaya administrasi yang terbilang lebih sedikit daripada bank konvensional.
Meski Gojek masih belum resmi akan memiliki bank digital lewat Bank Jago, sudah ada sejumlah bank yang menawarkan layanan ini, yaitu Digibank milik Bank DBS, Jenius (Bank BTPN), PermataME (Bank Permata), D-Save (Bank Danamon), dan TMRW (Bank UOB).
